Pendidikan

Program Makan Bergizi Gratis Kembali Berjalan, Badan Gizi Nasional Pastikan Kualitas Layanan Meningkat

×

Program Makan Bergizi Gratis Kembali Berjalan, Badan Gizi Nasional Pastikan Kualitas Layanan Meningkat

Share this article
Program Makan Bergizi Gratis Kembali Berjalan, Badan Gizi Nasional Pastikan Kualitas Layanan Meningkat
Program Makan Bergizi Gratis Kembali Berjalan, Badan Gizi Nasional Pastikan Kualitas Layanan Meningkat

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 14 Juli 2026 | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali dilaksanakan pada hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2026/2027 setelah sempat terhenti selama 18 hari masa libur. Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan kualitas menu tetap menjadi prioritas, dengan memastikan protein hewani hadir secara konsisten dalam makanan yang diterima peserta didik.

Wakil Kepala BGN, Trenggono, mengatakan setiap menu MBG harus mampu memenuhi kebutuhan gizi anak secara lengkap dan seimbang guna mendukung tumbuh kembang mereka. “Menu berbahan protein hewani, termasuk daging, perlu diupayakan tersedia secara berkesinambungan dengan tetap memperhatikan standar keamanan pangan, kecukupan gizi, dan ketersediaan bahan baku di masing-masing daerah,” kata Trenggono.

📖 Baca juga:
Institut Teknologi Bandung: Pusat Pendidikan dan Penelitian yang Mendunia

Selain memastikan kualitas menu, Trenggono mengingatkan seluruh Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan mitra pelaksana agar menjalankan program sesuai standar operasional. Mereka diminta aktif melakukan pendampingan saat monitoring, membangun komunikasi rutin dengan sekolah, serta menghimpun masukan dari kepala sekolah, guru, siswa, dan penerima manfaat sebagai bahan evaluasi penyusunan menu.

Menurutnya, BGN terus melakukan pemantauan dan evaluasi berkala di berbagai daerah agar pelaksanaan MBG tetap berjalan sesuai target. Pada hari pertama pelaksanaan MBG setelah libur sekolah, Trenggono bersama Kepala Biro Hukum dan Humas BGN Khairul Hidayati juga meninjau langsung pelaksanaan program di sejumlah sekolah dan dapur SPPG di Jakarta Pusat.

📖 Baca juga:
Badan Gizi Nasional Siap Diperkuat dengan Pembenahan Program Makan Bergizi Gratis

Trenggono menambahkan, manfaat MBG tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kualitas gizi anak sekolah, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan bahan pangan lokal. “Program Makan Bergizi Gratis harus menjadi penggerak ekosistem pangan di daerah. Kita perlu memanfaatkan buah-buahan lokal yang kualitasnya yang berkualitas, mengurangi ketergantungan pada bahan baku produksi pabrikan, serta mengutamakan pasokan dari UMKM,” kata dia.

Kejaksaan Agung (Kejagung) juga telah mengeluarkan surat resmi yang memerintahkan seluruh Kajati di Indonesia menghentikan pengumpulan data terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG), karena batas waktu pengumpulan telah berakhir. Surat penghentian ini menindaklanjuti instruksi sebelumnya tentang inventarisasi permasalahan pelaksanaan MBG oleh Badan Gizi Nasional (BGN) serta untuk mencegah potensi penyalahgunaan kegiatan tersebut.

📖 Baca juga:
Cek Pip 2026: Bantuan Pendidikan untuk Masyarakat Kurang Mampu

Dengan demikian, program MBG diharapkan dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang maksimal kepada para penerima manfaat. BGN akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi agar kualitas layanan MBG tetap meningkat dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Kualitas layanan MBG merupakan prioritas utama BGN, dan dengan upaya pemantauan yang terus-menerus, diharapkan program ini dapat membantu meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *