Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 03 Agustus 2026 | Misteri aksi vandalisme yang merusak Kereta Mbah Gleyor, salah satu benda cagar budaya di Desa Kandat, Kabupaten Kediri, akhirnya terungkap. Pelaku vandalisme tersebut ternyata seorang pria yang mengalami gangguan jiwa (ODGJ) sehingga perkara tersebut tidak dapat dilanjutkan ke tahap penyidikan pidana.
Pelaku yang bernama Darminto (45), warga Dusun Bulurejo, Desa Sumberejo, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri, telah diamankan dan dirujuk ke panti rehabilitasi kejiwaan. Kasus ini bermula ketika perangkat Desa Kandat melaporkan adanya coretan cat hijau pada Kereta Mbah Gleyor, salah satu benda cagar budaya Kabupaten Kediri.
Polisi memastikan bahwa pelaku merupakan seorang pria yang mengalami gangguan jiwa (ODGJ) sehingga perkara tersebut tidak dapat diproses hingga tahap penyidikan. Selain mengidentifikasi pelaku, polisi juga menemukan fakta bahwa aksi serupa terjadi di sejumlah lokasi lain dengan pola yang sama, sekaligus mengungkap perlunya peningkatan sistem pengamanan pada situs cagar budaya tersebut.
Kapolsek Kandat Iptu Abdul Azis membenarkan hasil penyelidikan tersebut. Menurutnya, identitas pelaku berhasil diketahui setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan sejak laporan diterima pada Jumat (31/7/2026). Pelaku diketahui bernama Darminto (45), warga Dusun Bulurejo, Desa Sumberejo, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri.
Polisi menyimpulkan pria tersebut merupakan pelaku vandalisme di situs cagar budaya Mbah Gleyor, keranda jenazah di pemakaman umum Desa Kandat, serta arca di kompleks makam keluarga Bani Sores. "Pelaku sudah berhasil kami identifikasi. Namun yang bersangkutan merupakan ODGJ sehingga tidak dapat dimintai pertanggungjawaban pidana dan telah kami serahkan kepada Dinas Sosial untuk mendapatkan perawatan," jelas Abdul Azis saat dikonfirmasi.
Dalam proses penyelidikan, polisi menemukan jejak serupa pada keranda jenazah di pemakaman umum Desa Kandat, serta bagian mata patung arca di kompleks makam keluarga Bani Sores yang juga dicat hijau. Kasus ini mencuat saat perangkat Desa Kandat melaporkan kereta bersejarah Mbah Gleyor dicoret menggunakan cat hijau secara acak hingga menutupi warna asli kayunya.
Identitas Pelaku: Pelaku vandalisme benda cagar budaya Kereta Mbah Gleyor terungkap bernama Darminto (45), warga Desa Sumberejo, Kecamatan Kandat, yang berstatus sebagai Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Target Perusakan: Pelaku mencoret-coret menggunakan cat berwarna hijau pada tiga lokasi berbeda: Kereta Mbah Gleyor, keranda jenazah di pemakaman umum Desa Kandat, dan arca di kompleks makam keluarga Bani Sores.
Kesimpulan: Dengan demikian, kasus vandalisme Kereta Mbah Gleyor di Kediri telah terungkap dan pelakunya telah ditangkap. Namun, karena pelaku merupakan ODGJ, maka kasus ini tidak dapat dilanjutkan ke tahap penyidikan pidana. Pelaku telah dirujuk ke panti rehabilitasi kejiwaan untuk mendapatkan perawatan yang tepat.











