Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 08 Mei 2026 | Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mengungkap bahwa dokter peserta internship atau magang, dr Myta Aprilia Azmy, tetap menjalankan tugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Daud Arif Kuala Tungkal, Jambi, meski mengalami sakit.
Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Inspektur Jenderal Kemenkes, Rudi Supriatna Nata Saputra, gejala sakit sudah dirasakan dr Myta sejak akhir Maret 2026. Namun, ia tetap menjalani tugas di IGD RSUD Daud Arid Kuala Tungkal.
Kondisi dr Myta terus memburuk pada hari-hari berikutnya. Meski mengalami demam, batuk, dan pilek, dr Myta tetap menjalani jaga malam. Pada 11 dan 12 April, dr Myta masih menjalani jaga pagi di IGD meski tetap mengalami demam dan batuk pilek.
Kemenkes juga menemukan dugaan manipulasi jadwal jaga oleh dokter pendamping internship. Rudi menyebut ditemukan instruksi untuk mengedit jadwal agar terlihat sesuai aturan.
Investigasi juga menunjukkan adanya indikasi kelebihan jam kerja dr Myta. Selama bertugas di stase IGD, dr Myta menjalani jadwal jaga setiap hari tanpa libur. Kemenkes juga menemukan bahwa dr Myta tidak mengambil izin sakit karena tidak ingin mendapat waktu tambahan untuk bekerja.
Kemenkes akan melakukan audit medis terkait kejadian tersebut. Rudi menambahkan bahwa oknum dokter yang lebih mengandalkan dokter magang untuk menangani pasien dengan alasan agar lebih banyak belajar.
Kesimpulan dari investigasi ini menunjukkan bahwa dr Myta telah bekerja secara berlebihan dan tidak mendapatkan perlakuan yang sesuai dengan kondisinya. Kemenkes berharap bahwa kejadian ini dapat menjadi pelajaran bagi rumah sakit dan dokter pendamping internship untuk memperhatikan kesejahteraan dokter magang.











