Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 01 Mei 2026 | Grup K‑pop wanita NewJeans kembali menjadi sorotan utama industri musik setelah munculnya laporan bahwa tiga member – Hyein, Haerin, dan Hanni – tengah melakukan pra‑produksi di Kopenhagen, Denmark. Keberangkatan mereka menandai langkah pertama yang terlihat setelah hampir setahun vakum akibat sengketa kontrak dengan agensi ADOR. Spekulasi mengemuka bahwa NewJeans comeback mungkin akan diluncurkan dalam formasi trio, mengingat Minji tidak turut dalam perjalanan tersebut.
Menurut saksi mata yang merekam video pada 15 April, Hyein dan Haerin terlihat berada di sebuah toko di pusat kota Kopenhagen bersama staf agensi. Beberapa jam kemudian, Hanni muncul dalam klip lain yang menegaskan kehadirannya di ibu kota Denmark. Dokumen internal yang bocor memperlihatkan pemesanan studio rekaman di Kopenhagen untuk periode 13‑16 April, yang diklaim oleh ADOR sebagai bagian dari tahapan pra‑produksi untuk menyusun arah musikal baru NewJeans.
Sementara tiga member tengah mengerjakan materi musik, status Minji masih berada dalam zona abu‑abu. Agensi belum mengeluarkan pernyataan resmi yang menyebutkan keikutsertaan atau ketidakhadirannya dalam proses produksi. Hal ini menambah keraguan publik bahwa Minji mungkin akan mengikuti jejak Danielle, mantan anggota yang kontraknya dihentikan pada Desember 2025 dan kini terlibat dalam gugatan hukum senilai ratusan miliar won.
Kasus hukum yang melibatkan ADOR semakin memperumit situasi. Pada akhir April 2026, lima pengacara senior dari firma Kim & Chang mengundurkan diri secara serentak, menyusul persidangan pra‑peradilan pertama yang menyoroti tuntutan ganti rugi sekitar 43 miliar won (sekitar 29 juta dolar AS) yang diajukan ADOR terhadap Danielle. Pengunduran diri tim hukum ini menimbulkan pertanyaan mengenai strategi ADOR ke depan, mengingat HYBE sebagai induk perusahaan kini harus menyiapkan kuasa hukum baru.
Para pengamat industri menegaskan bahwa proses produksi lagu dapat dimulai tanpa kehadiran seluruh anggota, terutama jika bagian instrumental atau aransemen sedang difokuskan. Namun, jika aktivitas kreatif hanya melibatkan tiga member dalam jangka panjang, hal itu dapat memperkuat persepsi bahwa NewJeans comeback akan terjadi tanpa Minji. Beberapa pakar menilai bahwa keputusan akhir akan sangat dipengaruhi pada negosiasi kontrak baru antara Minji dan ADOR, yang hingga kini masih berlangsung.
Fans NewJeans, yang dikenal dengan sebutan “Jeansers”, menunjukkan reaksi campur aduk di media sosial. Sebagian besar berharap agar grup dapat kembali dengan formasi lengkap, sementara kelompok lain menganggap kehadiran trio dapat membawa warna baru bagi musik mereka. Hashtag #NewJeansComeback dan #TrioKopenhagen menjadi tren di platform lokal selama beberapa hari terakhir.
Dalam konteks yang lebih luas, NewJeans comeback berpotensi menjadi titik balik bagi label ADOR yang tengah berjuang mempertahankan reputasi setelah serangkaian sengketa hukum. Jika produksi di Kopenhagen menghasilkan single atau album yang berhasil secara komersial, hal tersebut dapat menegaskan kembali posisi NewJeans sebagai salah satu grup K‑pop generasi baru yang mampu mengatasi turbulensi internal.
Kesimpulannya, kehadiran tiga member di Kopenhagen menandai langkah konkret menuju NewJeans comeback, namun masa depan Minji masih belum terjamin. Dengan proses hukum yang masih berjalan dan pergantian tim pengacara ADOR, industri musik dan penggemar harus menunggu keputusan akhir yang akan menentukan apakah grup ini kembali sebagai trio atau kembali dengan formasi lengkap.











