Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 15 Juni 2026 | Pertandingan antara Jepang dan Belanda di Piala Dunia 2026 berakhir dengan skor imbang 2-2. Pertandingan ini berlangsung di Stadion Dallas, Texas, AS, pada Minggu (14/06/2026) waktu setempat.
Tim Jepang, yang berada di peringkat ke-18 dunia, menghadapi tim papan atas Belanda yang berada di peringkat kedelapan. Belanda telah tiga kali menjadi runner-up di turnamen Piala Dunia sebelumnya, sementara Jepang disebut-sebut sebagai yang terkuat dalam sejarahnya dan bertekad meraih gelar juara.
Sejak awal, Jepang terus-menerus mengalami tekanan dari serangan Belanda. Pada menit ke-3, Donyell Malen hampir mencetak gol, tetapi kiper Jepang, Zion Suzuki, melakukan penyelamatan gemilang. Babak pertama berakhir dengan skor imbang tanpa gol.
Pada menit ke-51, Jepang tertinggal setelah kapten Belanda, Virgil van Dijk, mencetak gol melalui sundulan. Namun, enam menit kemudian, Nakamura Keito menyamakan kedudukan dengan tendangan kaki kanan dari luar kotak penalti.
Jepang kemudian membiarkan Belanda kembali unggul pada menit ke-64, ketika penyerang Crysencio Summerville mencetak gol dengan tembakan jarak dekat. Namun, Jepang menyamakan kedudukan pada menit ke-89. Tendangan sudut disambut oleh sundulan pemain pengganti Ogawa Koki, yang membentur Kamada Daichi dan masuk ke gawang, sehingga skor menjadi imbang 2-2.
Jepang tidak dapat memulai turnamen dengan kemenangan untuk ketiga kalinya secara berturut-turut. Namun, tim Jepang menunjukkan kegigihannya. Mereka dua kali bangkit dari ketertinggalan melawan Belanda untuk mengamankan satu poin dengan hasil imbang.
Jepang akan menghadapi Tunisia yang berada di peringkat ke-45 dalam pertandingan kedua babak penyisihan grup pada Sabtu (20/06/2026). Sementara itu, pelatih Belanda, Ronald Koeman, membela taktik dan substitusi yang dilakukannya setelah pertandingan tersebut.
Koeman menyatakan bahwa ia tidak menyesal atas keputusannya dan bahwa pertahanan yang buruk adalah penyebab kegagalan timnya meraih kemenangan. Ia juga menyatakan bahwa Jepang mulai bermain lebih baik setelah mencetak gol kedua, yang membuat timnya kesulitan menciptakan peluang.
Pertandingan ini menunjukkan bahwa Jepang adalah tim yang tangguh dan dapat memberikan perlawanan sengit kepada tim-tim kuat di Piala Dunia 2026. Dengan semangat dan kegigihan, Jepang dapat meraih hasil yang lebih baik di pertandingan-pertandingan selanjutnya.











