Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 02 Mei 2026 | Jakarta, 1 Mei 2026 – Musisi ternama sekaligus anggota DPR, Ahmad Dhani, kembali menjadi sorotan publik setelah mengunggah video di akun Instagram pribadinya yang memperlihatkan putrinya, Shafeea Ahmad, menangis terisak saat menjalani prosesi siraman pada acara pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju. Video tersebut cepat viral dan menimbulkan spekulasi mengenai penyebab emosional di balik tangisan sang anak.
Dalam sebuah keterangan pers yang diberikan kepada portal berita online pada Jumat, 1 Mei 2026, Dhani menjelaskan secara singkat alasan di balik tangisan Shafeea. Ia menyatakan bahwa putrinya merasa ibunya, Mulan Jameela, menjadi sasaran kritik dan tekanan publik terkait perceraian Dhani dengan mantan istri, Maia Estianty. “Ya, dia merasa bundanya jadi sasaran penyebab perceraian ayah, bunda, al, el, dul,” ujar Dhani kepada wartawan, menegaskan bahwa perasaan tersebut telah lama menggerogoti kesejahteraan emosional Shafeea.
Shafeea, yang kini berusia dua belas tahun, diketahui telah mengalami masa-masa sulit sejak perceraian orang tuanya diumumkan secara resmi pada awal 2025. Meskipun Dhani tidak menguraikan secara detail dampak psikologis yang dirasakan, ia menambahkan bahwa putrinya masih berada dalam kondisi murung. Pada saat siraman, Shafeea tampak terpukul oleh perasaan tidak aman dan kebingungan, yang kemudian memicu tangisan yang mengundang simpati banyak netizen.
Selain mengungkap alasan tangisan, Dhani juga menyampaikan pesan moral kepada Shafeea melalui caption Instagramnya. Ia menekankan pentingnya bersyukur atas kehadiran seorang ibu yang selalu menomorsatukan keluarga, meskipun berada di tengah gejolak pribadi. “Tidak membabi buta mencari materi dan menomor dua kan anak. Tidak pernah pergi meninggalkan rumah meskipun ada masalah sebesar apa pun,” tulis Dhani, mengajak putrinya untuk menghargai peran Mulan dalam menjaga kestabilan keluarga.
Dalam kurun waktu yang sama, Dhani diketahui tengah mengikuti sidang etik di Mahkamah Kehormatan Dewan DPR, menambah beban agenda politik yang ia jalani. Di tengah tekanan tersebut, ia juga meluangkan waktu untuk menemani Al Ghazali, sahabat lama, yang berada di rumah sakit menunggu kelahiran anak pertamanya bersama istrinya, Alyssa Daguise. Dhani menegaskan bahwa Shafeea memilih Al sebagai sosok suami yang siap siaga, menandakan dukungan keluarga yang luas di luar lingkaran inti rumah tangga.
Di sisi lain, Maia Estianty yang juga hadir dalam prosesi siraman, mengungkapkan rasa haru saat berpisah dengan El Rumi. Momen tersebut menambah nuansa emosional yang melingkupi acara, menegaskan bahwa peristiwa pernikahan tidak hanya menjadi sorotan kebahagiaan, melainkan juga dinamika keluarga yang kompleks.
Para psikolog yang mengamati kasus ini menilai bahwa tangisan Shafeea mencerminkan reaksi alami anak-anak yang menjadi saksi konflik orang tua. Tekanan sosial, media, dan eksposur publik dapat memperparah perasaan tidak aman pada remaja. Dukungan konsisten dari orang tua, terutama melalui komunikasi terbuka dan kehadiran fisik, menjadi kunci utama dalam membantu pemulihan emosional.
Sejak video tersebut beredar, banyak netizen yang memberikan dukungan moral kepada keluarga Dhani. Beberapa menyoroti pentingnya menjaga privasi anak di era digital, sementara yang lain memuji Dhani karena keberaniannya mengakui masalah keluarga di depan publik.
Kesimpulannya, tangisan Shafeea saat siraman El Rumi tidak sekadar insiden emosional sesaat, melainkan cerminan dari dinamika keluarga yang masih merasakan dampak perceraian. Ahmad Dhani, melalui keterbukaan publik, berupaya menenangkan putrinya sekaligus mengingatkan pentingnya nilai keluarga di tengah sorotan media.









