Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 17 Juni 2026 | Proses pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Jawa Timur telah dimulai. Calon peserta didik dan orang tua diimbau untuk proaktif mencari informasi dari sumber resmi dan mempersiapkan segala sesuatunya jauh-jauh hari.
Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur mengumumkan hasil seleksi SPMB 2026 tahap 1 untuk SMA dan SMK Negeri. Sebanyak 54.056 calon murid diterima pada jalur domisili. Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, mengatakan jumlah siswa yang mendaftar jalur domisili pada SPMB SMA/SMK Negeri tahun ajaran 2026/2027 mencapai 213.066 pendaftar.
Di sisi lain, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Padang mencatat adanya peningkatan signifikan jumlah warga yang mengurus dokumen kependudukan, terutama Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el), yang menjadi syarat utama administrasi SPMB.
Seleksi jalur domisili tahun ini tidak lagi hanya berdasarkan jarak tempat tinggal ke sekolah, tetapi juga nilai akhir dari gabungan nilai rapor dan Tes Kemampuan Akademik (TKA). Setelah itu baru mempertimbangkan jarak domisili, usia, serta waktu pendaftaran.
Bagi calon murid yang belum lolos pada jalur domisili, masih tersedia banyak jalur lainnya. Mereka diimbau untuk tidak berkecil hati dan terus mencoba.
Proses pendaftaran SPMB 2026 sebagian besar dilakukan secara daring, meskipun beberapa daerah masih menyediakan opsi luring. Calon peserta didik dan orang tua diharapkan untuk mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik dan tidak ragu untuk mencari informasi dari sumber resmi.
Hasil seleksi SPMB 2026 diumumkan secara transparan dan adil, dengan mempertimbangkan berbagai faktor yang relevan. Dengan demikian, diharapkan proses pendaftaran dan seleksi dapat berjalan lancar dan efektif.









