Ekonomi

Pakuwon Jati Tebar Dividen Rp 626 M dan Angkat Komisaris Independen Baru, IHSG Menguat

×

Pakuwon Jati Tebar Dividen Rp 626 M dan Angkat Komisaris Independen Baru, IHSG Menguat

Share this article
Pakuwon Jati Tebar Dividen Rp 626 M dan Angkat Komisaris Independen Baru, IHSG Menguat
Pakuwon Jati Tebar Dividen Rp 626 M dan Angkat Komisaris Independen Baru, IHSG Menguat

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 16 Juni 2026 | Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) yang digelar di Surabaya, perusahaan memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp 626,07 miliar kepada pemegang saham dari laba bersih Tahun Buku 2025. Keputusan ini ditetapkan setelah pemegang saham menyetujui penggunaan laba bersih perseroan 2025 sebesar Rp 2,346 triliun.

Dalam RUPST, sebanyak Rp13 per saham atau total Rp 626 miliar dialokasikan sebagai dividen tunai kepada para pemegang saham. Selain itu, PWON juga menetapkan penyisihan dana cadangan sebesar Rp 1 miliar sesuai ketentuan Pasal 70 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.

📖 Baca juga:
Prabowo Panggil Kepala PPATK dan Menteri Keuangan, Bahas Evaluasi Transaksi Keuangan Nasional

Sementara itu, di pasar saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan hari ini, Senin (15/6/2026). IHSG menguat 4,12% ke level 6.254,96. Penguatan IHSG ini sejalan dengan stabilitas nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) dan melandainya harga minyak mentah dunia.

Beberapa saham yang menguat hari ini antara lain PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) yang naik 24,53% ke level Rp660 per saham, PT Chandra Asia Pacific Tbk (TPIA) yang menguat 13,51% ke harga Rp2.100 per saham, dan PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) yang menguat 13,37% ke harga Rp390 per saham.

📖 Baca juga:
Pemerintah Siap Batasi Pembelian Pertalite, Berikut Rincian dan Dampaknya

Perubahan struktur pengurus perseroan juga terjadi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PWON. Rapat menerima pengunduran diri Irene Tedja dari posisi komisaris perseroan dan memberikan pembebasan serta pelepasan tanggung jawab atas tindakan pengawasan yang telah dilakukan. Sebagai pengganti, pemegang saham menyetujui pengangkatan Sudiman Sidabukke sebagai komisaris independen perseroan.

Dengan perubahan tersebut, susunan Dewan Komisaris dan Direksi PWON akan berlaku hingga penutupan RUPS 2028. Jajaran direksi tetap dipimpin Alexander Stefanus Ridwan Suhendra sebagai presiden direktur, bersama Wong Boon Siew Ivy, Lusiana, Sutandi Purnomosidi, Lauw Syane Wahyuni Loekito, dan Minarto sebagai direktur perseroan.

📖 Baca juga:
Presiden Restui Ekspor Urea ke Australia: 250 Ribu Ton Siap Kirim, Stok Dalam Negeri Tetap Aman

Kesimpulan, keputusan pembagian dividen PWON dan penguatan IHSG menjadi berita utama hari ini. Dengan stabilitas nilai tukar Rupiah dan melandainya harga minyak mentah dunia, IHSG menguat dan membawa sejumlah saham mengalami kenaikan harga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *