Ekonomi

IHSG Anjlok, Asing Masih Borong Saham BUMI dan Saham Lainnya

×

IHSG Anjlok, Asing Masih Borong Saham BUMI dan Saham Lainnya

Share this article
IHSG Anjlok, Asing Masih Borong Saham BUMI dan Saham Lainnya
IHSG Anjlok, Asing Masih Borong Saham BUMI dan Saham Lainnya

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 06 Juni 2026 | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan yang cukup signifikan pada perdagangan saham hari ini. Meskipun demikian, investor asing masih memborong saham-saham tertentu, termasuk PT Bumi Resources Tbk (BUMI).

Menurut data RTI Infokom, saham BUMI mengalami net buy asing sebesar Rp203 miliar. Selain BUMI, saham lain yang juga mengalami net buy asing adalah PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) sebesar Rp373,8 miliar, PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) sebesar Rp218,5 miliar, dan PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) sebesar Rp206,8 miliar.

📖 Baca juga:
Bursa Efek Indonesia Menghadapi Tantangan, Dari Libur Panjang Hingga Pelemahan Rupiah

Penurunan IHSG ini disebabkan oleh aksi jual asing yang masif di pasar modal RI. Pada perdagangan hari ini, IHSG anjlok sebesar 2,14% ke level 5.714. Sementara itu, nilai transaksi pasar mencapai Rp6,32 triliun dengan volume perdagangan saham 8,04 miliar saham dan frekuensi transaksi sebanyak 667 ribu kali.

Investor asing membukukan jual bersih Rp1,27 triliun di seluruh pasar. Di pasar reguler, investor asing mencatat jual bersih Rp1,43 triliun, sementara di pasar negosiasi dan tunai tercatat beli bersih Rp163,11 miliar.

Di sisi lain, Direktur PT Bumi Resources Minerals (BRMS) Adrian Wicaksana membeli saham BRMS sebanyak 810.000 saham dengan harga Rp500-Rp580 per saham. Pembelian saham ini dilakukan untuk investasi.

📖 Baca juga:
IHSG Anjlok, Samuel Sekuritas Pangkas Target Hingga 7.500

Pada penutupan perdagangan saham Kamis, harga saham BRMS melemah 2,8% menjadi Rp520 per saham. Sementara itu, IHSG ditutup di bawah level 6.000 dan seluruh sektor saham tertekan.

Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, mengatakan bahwa penurunan IHSG sudah menyentuh area support sekaligus target koreksi yang sebelumnya telah diperkirakan. Ia merekomendasikan buy on weakness sejumlah saham, termasuk BUMI, dengan target harga di Rp162-Rp199.

Sementara itu, Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta, menilai bahwa IHSG berada dalam kondisi extremely oversold dan masih dalam tren penurunan. Ia mencatat level support IHSG berada di 5.839 dan 5.733, sementara resistance di 6.075 dan 6.287.

📖 Baca juga:
Asteroid ‘Dewa Kekacauan’ Apophis Siap Menyentuh Langit Bumi pada 13 April 2029

Dengan demikian, IHSG masih rawan terkoreksi pada perdagangan saham hari ini. Namun, investor asing masih memborong saham-saham tertentu, termasuk BUMI, yang memiliki prospek yang cerah di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *