Politik

Presiden Prabowo Subianto: Indonesia Tak Pantas Masih Ada Rakyat yang Lapar

×

Presiden Prabowo Subianto: Indonesia Tak Pantas Masih Ada Rakyat yang Lapar

Share this article
Presiden Prabowo Subianto: Indonesia Tak Pantas Masih Ada Rakyat yang Lapar
Presiden Prabowo Subianto: Indonesia Tak Pantas Masih Ada Rakyat yang Lapar

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 15 Agustus 2026 | Presiden Prabowo Subianto menyampaikan dalam Sidang Tahunan MPR RI di Jakarta bahwa pertumbuhan ekonomi harus menciptakan kesejahteraan rakyat. Pemerintahan menegaskan investasi masuk wajib membuka lapangan kerja baru serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat golongan ekonomi terbawah.

Negara anggota G-20 ini harus mampu memenuhi kebutuhan pangan rakyat secara mandiri tanpa membiarkan adanya masalah kelaparan. Presiden Prabowo Subianto menegaskan, pertumbuhan ekonomi dan investasi bukan tujuan akhir pemerintahannya. Menurut dia, pertumbuhan ekonomi harus bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama kelompok paling bawah.

📖 Baca juga:
Anwar Ibrahim Menghadapi Tantangan Besar: Investasi, Royal Impasse, dan Masa Depan Malaysia

Prabowo juga menyebutkan bahwa pemerintah telah memulai program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk mengatasi persoalan gizi buruk anak-anak. Program ini bertujuan mengatasi persoalan gizi buruk yang masih dialami anak-anak di sejumlah daerah. Selain itu, pemerintah juga telah membangun Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih untuk memperkuat perekonomian masyarakat.

Presiden Prabowo Subianto mengakui bahwa belum semua persoalan dan janji telah terselesaikan, tetapi pemerintah mulai menangani masalah rumit melalui keputusan berani, kerja keras, dan gotong royong. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan terus berusaha untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

📖 Baca juga:
Dividen & Saham: Apa yang Perlu Diketahui

Ketua MPR RI Ahmad Muzani juga menyebut Sekolah Rakyat hadir sebagai bentuk pemerintah sungguh-sungguh dalam menjamin akses pendidikan bagi masyarakat Indonesia, termasuk masyarakat kurang mampu. Begitu pula Sekolah Unggul Garuda yang punya tugas utama mencetak talenta unggul di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM).

Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan rakyat, pemerintah juga telah memulai pembangunan infrastruktur, seperti jembatan Merah Putih Presisi di Musi Banyuasin. Jembatan ini diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat dan meningkatkan perekonomian daerah.

📖 Baca juga:
SPMB SMA Jogja 2026: Penerimaan Siswa Baru dan Bantuan Seragam Gratis

Dalam kesimpulan, pemerintah telah berusaha untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Namun, masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut. Dengan kerja keras dan gotong royong, diharapkan Indonesia dapat menjadi negara yang lebih maju dan sejahtera.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *