BERITA

Kondisi Air Danau Batur Mulai Membaik, Namun Kematian Ikan Masih Terus Terjadi

×

Kondisi Air Danau Batur Mulai Membaik, Namun Kematian Ikan Masih Terus Terjadi

Share this article
Kondisi Air Danau Batur Mulai Membaik, Namun Kematian Ikan Masih Terus Terjadi
Kondisi Air Danau Batur Mulai Membaik, Namun Kematian Ikan Masih Terus Terjadi

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 28 Juli 2026 | Kondisi air Danau Batur di Kabupaten Bangli, Bali, yang terdampak letupan belerang mulai berangsur pulih. Namun, bau menyengat dari bangkai ikan masih tercium di sejumlah titik di kawasan danau. Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli mencatat, per 25 Juli 2026, total ikan yang mati akibat fenomena tersebut mencapai 37,1 ton. Dari total tersebut, kerugian yang dialami para petani ikan diperkirakan menembus lebih dari Rp 1 miliar.

Kabid Perikanan Dinas PKP Bangli, I Wayan Agus Wirawan, membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan kualitas air di kawasan yang terdampak kini mulai kembali normal. "Kondisi air danau di kawasan terdampak sudah mulai normal. Cuma bau ikan yang mati aromanya masih tercium cukup keras," ujarnya.

📖 Baca juga:
Tragedi di Nusa Penida: Wisatawan Norwegia Meninggal Setelah Tertabrak Boat Snorkeling Saat Spearfishing

Agus menjelaskan, sejak kematian ikan terjadi, pihaknya bersama sejumlah instansi telah melakukan pembersihan bangkai ikan di sepanjang tepian Danau Batur. Namun, masih ada bangkai ikan yang tercecer sehingga mulai menimbulkan bau tidak sedap.

Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan fenomena ribuan ikan mati mendadak di Danau Batur disebabkan dinamika limnologi dan hidrotermal alami. "Hal ini bukan merupakan indikasi akan terjadinya erupsi di Gunung Batur," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Lana Saria.

📖 Baca juga:
Kejutan Poster: Dari AI Kreatif untuk Hari Kartini hingga Kontroversi Vishu yang Guncang Kerala

Geopark Batur Kintamani, warisan bumi global dunia di Pulau Dewata Bali, menawarkan udara yang sangat sejuk dengan temperatur rata-rata harian berkisar antara 15 hingga 21 derajat Celsius. Daya tarik utama Geopark Batur adalah struktur geologinya yang unik, menyajikan lanskap vulkanik lengkap berupa dua kaldera bertingkat, dinding kaldera raksasa, kerucut, hingga kawah aktif.

Kondisi air Danau Batur yang mulai membaik merupakan kabar baik bagi para petani ikan dan masyarakat sekitar. Namun, kematian ikan yang masih terus terjadi merupakan peringatan untuk terus memantau kondisi danau dan melakukan upaya pencegahan untuk menghindari kerugian lebih lanjut.

📖 Baca juga:
Libur Sekolah: Jadwal KRL dan Diskon Tiket Kereta Api untuk Perjalanan yang Lebih Hemat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *