Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 13 Agustus 2026 | Kapal induk USS Abraham Lincoln, salah satu kapal perang canggih milik Amerika Serikat, baru-baru ini menjadi saksi kerusuhan mematikan di antara para awak kapal. Insiden tersebut menyebabkan tujuh tentara AS tewas dan beberapa lainnya luka-luka.
Menurut laporan yang diterbitkan oleh media Iran, kerusuhan tersebut dipicu oleh protes terhadap durasi penugasan kapal yang telah mencapai 263 hari. Para awak kapal merasa lelah dan frustrasi karena tidak bisa pulang ke rumah untuk beristirahat.
Situasi memburuk ketika seorang penasihat untuk Komandan Komando Pusat AS (CENTCOM) Brad Cooper naik ke kapal untuk mendengarkan keluhan para awak. Namun, pertemuan tersebut berakhir dengan kekacauan ketika penasihat tersebut disoraki dan dilempari botol air.
Kerusuhan kemudian berkembang menjadi perkelahian terbuka yang melibatkan pisau dan senjata tajam lainnya. Akibatnya, tujuh tentara AS tewas dan beberapa lainnya luka-luka.
Insiden ini menimbulkan kekhawatiran tentang kondisi kehidupan dan kesehatan mental para awak kapal. Keluarga para tentara juga menyatakan kekhawatiran mereka tentang situasi di atas kapal.
Sementara itu, kapal induk Giuseppe Garibaldi milik Italia dijadwalkan akan tiba di Indonesia pada pekan ketiga September 2026. Kapal tersebut akan diawaki oleh personel TNI AL dan AL Italia.
Kerusuhan di kapal induk USS Abraham Lincoln menunjukkan bahwa tekanan dan kelelahan dapat menyebabkan situasi yang tidak terkendali. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan mental para awak kapal.











