BERITA

Gempa Bumi M 4.1 Guncang Jembrana Bali, Getaran Dirasakan Kuat Hingga Banyuwangi

×

Gempa Bumi M 4.1 Guncang Jembrana Bali, Getaran Dirasakan Kuat Hingga Banyuwangi

Share this article
Gempa Bumi M 4.1 Guncang Jembrana Bali, Getaran Dirasakan Kuat Hingga Banyuwangi
Gempa Bumi M 4.1 Guncang Jembrana Bali, Getaran Dirasakan Kuat Hingga Banyuwangi

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 13 Juli 2026 | Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 4,1 mengguncang wilayah Jembrana, Bali, Senin (13/7/2026) malam pukul 20.06 Wita. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa gempa bumi ini merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif di dasar laut.

Episenter gempa berada di laut, sekitar 28 kilometer timur laut Jembrana, pada koordinat 8,16 derajat Lintang Selatan dan 114,77 derajat Bujur Timur. Gempa terjadi pada kedalaman 12 kilometer. Getaran gempa dirasakan warga di sejumlah wilayah, termasuk Kabupaten Jembrana dan Buleleng.

📖 Baca juga:
Jadwal Buka Puasa Tarwiyah 2026: Informasi Terlengkap untuk Umat Islam

Guncangan gempa dirasakan dengan intensitas III MMI di Jembrana dan Buleleng. Pada skala tersebut, getaran terasa nyata di dalam rumah dan menyerupai truk besar yang sedang melintas. BMKG mencatat bahwa informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.

Sementara itu, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan melakukan kunjungan langsung ke sekolah untuk meninjau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Senin (13/7) di SDN 3 Dauhwaru dan SMPN 1 Negara. Kunjungan ini sengaja dilakukan guna memastikan proses adaptasi bagi siswa baru berjalan dengan nyaman, dan menyenangkan.

📖 Baca juga:
Kebakaran Hebat di Hotel Pantai Dominika, Satu Orang Tewas dan 1.700 Wisatawan Dievakuasi

Bupati Kembang menekankan pentingnya peran aktif para guru dalam membimbing siswa baru. Ia meminta pihak sekolah tidak hanya mengenalkan fasilitas internal, tetapi juga lingkungan di sekitar sekolah agar para siswa memiliki pemahaman yang utuh. Bupati Kembang juga memberikan motivasi besar kepada para siswa baru agar tidak takut untuk menggantungkan mimpi setinggi langit sejak hari pertama mereka menginjakkan kaki di sekolah.

Menutup arahannya, Bupati Kembang memberikan pesan tegas kepada seluruh jajaran pendidik untuk mengubah paradigma lama masa orientasi sekolah. Ia menginstruksikan agar segala bentuk kekerasan verbal maupun fisik dihilangkan dari dunia pendidikan. Bupati Kembang juga memberikan instruksi khusus kepada panitia OSIS agar menjadi pelindung bagi adik kelas mereka.

📖 Baca juga:
Bansos 2026: Penyaluran BLT dan PKH Cair, Cek Kategori Desil dan Cara Daftar

Dengan dimulainya MPLS yang edukatif dan ramah anak ini, Pemerintah Kabupaten berharap mutu pendidikan dapat terus ditingkatkan, dimulai dari kesan pertama yang positif bagi para siswa baru di hari pertama mereka bersekolah.

Kesimpulan dari kejadian gempa bumi dan kunjungan Bupati Kembang ke sekolah adalah bahwa gempa bumi dapat terjadi kapan saja dan di mana saja, sehingga penting untuk selalu waspada dan mempersiapkan diri. Sementara itu, pendidikan yang berkualitas dan ramah anak sangat penting untuk membentuk generasi yang cerdas dan berintegritas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *