BERITA

Cek Bansos Tahap 2 Juni 2026: Informasi Terbaru tentang Penyaluran Bansos

×

Cek Bansos Tahap 2 Juni 2026: Informasi Terbaru tentang Penyaluran Bansos

Share this article
Cek Bansos Tahap 2 Juni 2026: Informasi Terbaru tentang Penyaluran Bansos
Cek Bansos Tahap 2 Juni 2026: Informasi Terbaru tentang Penyaluran Bansos

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 04 Juni 2026 | Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial (Bansos) melalui Kementerian Sosial (Kemensos) lewat program keluarga harapan (PKH) dan bantuan pangan non-tunai (BPNT) tahap II pada Juni 2026. Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengungkap jumlah penerima bansos pada tahap kedua mengalami perubahan karena adanya pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang telah dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Pemutakhiran DTSEN dilakukan agar penyaluran bantuan sosial tepat sasaran.

Hasil evaluasi menunjukkan sebagian bantuan sosial dan subsidi sosial masih belum sepenuhnya tepat sasaran. Oleh karena itu, DTSEN Volume 2 hasil pemutakhiran ini akan digunakan sebagai dasar penetapan Bansos PKH dan BPNT pada triwulan II/2026. Untuk triwulan II/2026, Kemensos menargetkan penyaluran bansos periode April, Mei, dan Juni dapat dilakukan tepat waktu.

📖 Baca juga:
Palu Gemilang: Deradikalisasi, Investasi LNG, dan Harapan Ekonomi Baru

Penyaluran bansos dilakukan melalui dua jalur, yakni melalui perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia. Penyaluran Bansos melalui Bank Himbara dilakukan sesuai ketentuan dalam Perpres Nomor 63 Tahun 2017 yang mewajibkan penyaluran bansos dilakukan secara non-tunai bank Himbara yakni BNI, BRI, Bank Mandiri dan BTN.

Program Keluarga Harapan merupakan bansos bersyarat yang diberikan kepada keluarga miskin dan rentan untuk meningkatkan kualitas kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan. PKH disalurkan setiap tiga bulan sekali. Pada 2026, tahap kedua berlangsung pada April hingga Juni. Adapun besaran bantuan PKH per tahap (triwulan) adalah sebagai berikut: BPNT merupakan bantuan sosial dalam bentuk saldo elektronik yang digunakan untuk membeli kebutuhan pangan.

Program ini menyasar keluarga miskin yang terdaftar dalam DTSEN. Penyaluran BPNT mengikuti skema yang sama dengan PKH, yakni triwulan. Pada tahap pertama 2026, penerima memperoleh akumulasi tiga bulan sebesar Rp600.000. Adapun pada tahap kedua yang dimulai April, bantuan kembali disalurkan sesuai periode berjalan. Saldo bantuan disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan dapat digunakan untuk berbelanja di e-warong atau agen yang bekerja sama dengan bank penyalur.

📖 Baca juga:
Guru Honorer Menghadapi Tantangan dalam Pendaftaran PPPK 2024

Pengelompokan desil dalam penyaluran Bansos menggambarkan tingkat kesejahteraan masyarakat secara berjenjang dari kelompok paling rentan hingga kelompok paling mapan. Dalam pemberian bansos, pemerintah akan memprioritaskan penyaluran bantuan kepada masyarakat yang termasuk dalam kelompok desil 1 hingga desil 4.

Kemudian, untuk mengecek apakah Anda termasuk dalam daftar penerima bansos, Anda dapat mengunjungi laman cekbansos.kemensos.go.id dan melakukan login untuk memeriksa status penerimaan bansos. Pastikan Anda memiliki akun yang valid dan memasukkan informasi yang benar untuk mengakses informasi bansos Anda.

Penyaluran bansos ini merupakan upaya pemerintah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa bantuan ini tepat sasaran dan efektif dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

📖 Baca juga:
Bansos BPNT Tahap 2 Mei 2026: Jadwal Pencairan dan Cara Cek Penerima

Dalam kesimpulan, penyaluran bansos tahap 2 Juni 2026 merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Dengan pemutakhiran DTSEN dan penyaluran bansos yang tepat sasaran, diharapkan bantuan ini dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperbaiki tingkat kesejahteraan mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *