Kesehatan

Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius, 3 Orang Meninggal, Indonesia Siaga

×

Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius, 3 Orang Meninggal, Indonesia Siaga

Share this article
Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius, 3 Orang Meninggal, Indonesia Siaga
Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius, 3 Orang Meninggal, Indonesia Siaga

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 10 Mei 2026 | Wabah hantavirus kembali menjadi perhatian dunia setelah virus tersebut terdeteksi di kapal pesiar MV Hondius yang berlayar dari Argentina. Sedikitnya tiga orang dilaporkan meninggal dunia akibat infeksi tersebut.

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, mengatakan pemerintah telah menyiapkan langkah antisipasi untuk mencegah penyebaran hantavirus varian Andes ke Indonesia. Menurut Budi, saat ini penyebaran virus masih terkonsentrasi di kapal pesiar tersebut.

📖 Baca juga:
Nasib MBG di Tengah Penghematan dan Tekanan Anggaran

Kementerian Kesehatan juga sudah berkoordinasi dengan World Health Organization (WHO) terkait panduan penanganan dan skrining. Ia menjelaskan, Indonesia telah memiliki sistem pemeriksaan hantavirus, termasuk kemungkinan penggunaan rapid test maupun reagen PCR seperti saat pandemi Covid-19.

Sementara itu, epidemiolog Masdalina Pane menegaskan hantavirus sebenarnya bukan penyakit baru di Indonesia. Dalam tiga tahun terakhir tercatat lebih dari 250 kasus suspek, namun hanya 23 kasus yang dinyatakan positif. Dari jumlah tersebut, tiga pasien meninggal dunia.

Kasus positif ditemukan di sejumlah daerah, di antaranya Jakarta, Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, NTT, Sulawesi Utara, Sumatera Barat, dan Kalimantan Barat. WHO sebelumnya mengonfirmasi lima dari delapan kasus suspek di kapal pesiar telah dinyatakan positif hantavirus.

📖 Baca juga:
May Day 2026: Prabowo Serukan Reformasi Sementara Rafael Struick Hadapi Krisis di Timnas

Tiga korban meninggal berasal dari Belanda dan Jerman. Kapal MV Hondius sendiri memulai pelayaran dari Ushuaia, Argentina, pada 1 April 2026 dengan sekitar 150 penumpang dan awak dari 28 negara.

Negara-negara terkait kini melakukan pelacakan terhadap para penumpang yang sempat turun di beberapa wilayah sebelum virus terdeteksi. Di Singapura, dua warga dilaporkan menjadi suspek hantavirus setelah ikut dalam pelayaran tersebut.

Masdalina Pane menjelaskan hantavirus merupakan virus zoonosis yang berasal dari hewan pengerat, terutama tikus. Penularan dapat terjadi melalui urine, air liur, atau kotoran tikus yang mencemari lingkungan. Namun, khusus varian Andes, penularan juga bisa terjadi antarmanusia melalui kontak erat.

📖 Baca juga:
IHSG Tertekan oleh Pelemahan Rupiah, Analisis Saham Pilihan Kuartal II 2026 Menjadi Fokus Investor

Pemerintah Indonesia telah menyiapkan langkah-langkah untuk mencegah penyebaran hantavirus di Indonesia. Masyarakat diminta menjaga kebersihan rumah dan lingkungan agar tidak menjadi tempat berkembang biaknya tikus.

Kesimpulan, wabah hantavirus di kapal pesiar MV Hondius telah menyebabkan tiga orang meninggal dunia. Pemerintah Indonesia telah menyiapkan langkah-langkah untuk mencegah penyebaran hantavirus di Indonesia. Masyarakat diminta menjaga kebersihan rumah dan lingkungan agar tidak menjadi tempat berkembang biaknya tikus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *