OLAHRAGA

Mirassol Kalahkan Corinthians 2-1 di Maião, Kontroversi VAR Memanas dan Tanggapan Keras Marcelo Paz

×

Mirassol Kalahkan Corinthians 2-1 di Maião, Kontroversi VAR Memanas dan Tanggapan Keras Marcelo Paz

Share this article
Mirassol Kalahkan Corinthians 2-1 di Maião, Kontroversi VAR Memanas dan Tanggapan Keras Marcelo Paz
Mirassol Kalahkan Corinthians 2-1 di Maião, Kontroversi VAR Memanas dan Tanggapan Keras Marcelo Paz

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 06 Mei 2026 | Mirassol berhasil meraih kemenangan penting 2-1 atas Corinthians pada laga ke-14 Campeonato Brasileiro Serie A yang digelar di Estádio Municipal Arthur da Costa e Silva (Maião) pada Minggu malam, 5 Mei 2026. Kemenangan ini tidak hanya menambah poin penting bagi tim asal São Paulo, tetapi juga memicu perdebatan sengit mengenai keputusan wasit dan penggunaan VAR.

Sejak menit awal, pertandingan menunjukkan intensitas tinggi. Pada menit ke-14, Edson Carioca dari Mirassol melakukan tekel keras dari belakang terhadap Matheus Pereira milik Corinthians. Awalnya wasit mengeluarkan kartu merah, namun setelah tinjauan VAR, keputusan tersebut direvisi menjadi kartu kuning, menimbulkan kebingungan di antara pemain dan suporter.

📖 Baca juga:
Flamengo vs Medellín: Kemenangan 4-1 yang Mengguncang Grup Copa Libertadores

Tak lama kemudian, sebuah insiden lain terjadi ketika Matheus Bidu melakukan tantangan pada Carlos Eduardo di dalam kotak penalti. Wasit memberikan tendangan bebas langsung kepada Mirassol tanpa intervensi VAR. Carlos Eduardo mengeksekusi tendangan tersebut dengan tenang, memberikan keunggulan pertama bagi tuan rumah pada menit ke-30.

Gol kedua Mirassol datang melalui Edson Carioca, yang memanfaatkan kekeliruan pertahanan Corinthians. Menurut pihak Mirassol, gol tersebut sah dan tidak melanggar aturan. Namun, eksekutif Corinthians, Marcelo Paz, menilai bahwa sebuah pelanggaran terjadi pada fase sebelum gol, ketika Shaylon bersentuhan dengan kaki Rodrigo Garro, pemain asal Argentina. Paz menuduh keputusan tidak adil dan meminta klarifikasi resmi dari CBF.

Selain kontroversi di lapangan, pertandingan juga menyoroti peran Matheus Delgado Candançan, yang menjadi wasit utama pada pertandingan tersebut. Ini merupakan penugasan pertamanya di Brasileirão, dan ia menjadi sorotan setelah keputusan-keputusan yang dianggap merugikan salah satu tim. Marcelo Paz menambahkan bahwa performa wasit berada di bawah ekspektasi, mengingat keputusan kritis yang mempengaruhi hasil akhir.

📖 Baca juga:
Monza vs Modenda: Drama 1-0, Playoff dan Kontroversi VAR Mengguncang Serie B

Reaksi Marcelo Paz tidak berhenti pada pertandingan ini. Ia juga mengkritik keputusan Superior Tribunal de Justiça Desportiva (STJD) yang menangguhkan kiper Hugo Souza setelah komentar di Derby pada 12 April. Selain itu, Paz menyinggung kasus Thiago Mendes dari Vasco yang baru-baru ini dibebaskan dari sanksi atas komentar terhadap wasit Davi Lacerda. Semua insiden tersebut menambah tekanan pada badan pengatur sepak bola Brasil untuk meninjau kembali standar penegakan disiplin.

Pasca pertandingan, pelatih Mirassol mengapresiasi kerja keras timnya dan menekankan pentingnya konsistensi dalam perjuangan menghindari degradasi. “Kami tahu betapa pentingnya tiga poin ini, terutama melawan tim besar seperti Corinthians. Kami akan terus berjuang hingga akhir musim,” ujar pelatih Mirassol dalam konferensi pers.

Di sisi lain, Corinthians mengumumkan bahwa mereka akan terus mengikuti pertemuan dengan komisi wasit CBF dan menuntut penjelasan resmi terkait keputusan kontroversial. Klub juga menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas permainan dan menghindari kesalahan serupa di pertandingan-pertandingan berikutnya.

📖 Baca juga:
Shakhtar Donetsk: Dominasi Brasil di Liga Ukraina Bikin Geger Eropa

Berikut rangkuman momen kunci pertandingan:

  • Menit 14: Edson Carioca tekel keras, kartu merah direvisi menjadi kuning setelah VAR.
  • Menit 30: Tendangan bebas langsung diberikan kepada Mirassol; Carlos Eduardo mencetak gol pembuka.
  • Menit 58: Edson Carioca mencetak gol kedua Mirassol setelah serangan balik.
  • Menit 78: Kontroversi tentang pelanggaran Shaylon terhadap Rodrigo Garro yang tidak diberi kartu.
  • Akhir babak: Mirassol menutup skor 2-1, mengamankan tiga poin penting.

Kemenangan ini menempatkan Mirassol pada posisi menengah atas klasemen sementara, sementara Corinthians harus berjuang memperbaiki performa dan menenangkan ketegangan internal menjelang pertandingan selanjutnya di Liga Libertadores.

Secara keseluruhan, laga antara Mirassol dan Corinthians tidak hanya menjadi sorotan karena hasil akhir, melainkan juga karena dinamika keputusan wasit, reaksi eksekutif klub, dan implikasi bagi regulasi sepak bola Brasil. Kedepannya, semua pihak diharapkan dapat menemukan solusi yang adil demi menjaga integritas kompetisi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *