BERITA

Puncak Hujan Meteor Perseid: Fenomena Alam yang Memukau

×

Puncak Hujan Meteor Perseid: Fenomena Alam yang Memukau

Share this article
Puncak Hujan Meteor Perseid: Fenomena Alam yang Memukau
Puncak Hujan Meteor Perseid: Fenomena Alam yang Memukau

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 17 Agustus 2026 | Hujan meteor Perseid merupakan salah satu fenomena alam yang paling dinantikan oleh para penggemar astronomi. Pada pertengahan Agustus 2026, Bumi akan melintasi material sisa dari Komet 109P/Swift-Tuttle, sehingga menghasilkan hujan meteor yang spektakuler.

Menurut peneliti Observatorium Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Yatny Yulianty, polusi cahaya dari kawasan perkotaan menjadi salah satu tantangan terbesar untuk mengamati hujan meteor Perseid. Cahaya buatan yang mengarah ke langit atau terpantul ke atmosfer membuat langit malam menjadi lebih terang, sehingga cahaya meteor maupun bintang menjadi lebih sulit terlihat dari permukaan Bumi.

📖 Baca juga:
Program Magang Nasional 2026 Dibuka, Ratusan Lowongan Tersedia

Namun, bagi mereka yang ingin menikmati fenomena ini, ada beberapa tips yang dapat diikuti. Pertama, carilah lokasi yang memiliki langit gelap dan minim gangguan cahaya buatan. Kedua, pastikan untuk mengamati hujan meteor pada waktu yang tepat, yaitu sekitar pukul 09.00-11.00 WIB. Ketiga, gunakan mata telanjang atau teleskop untuk mengamati hujan meteor, karena fenomena ini dapat diamati dengan mata telanjang jika kondisi langit cukup gelap.

Hujan meteor Perseid berlangsung setiap tahun, dan pada 2026, aktivitasnya berlangsung sekitar 17 Juli hingga 24 Agustus, dengan puncak terjadi pada 13 Agustus. Pada saat puncaknya, hujan meteor ini dapat menghasilkan sekitar 60 hingga 100 meteor per jam, sehingga menjadi salah satu fenomena alam yang paling spektakuler.

📖 Baca juga:
Kemensos Gandeng BRIN Perkuat Riset dan Teknologi untuk Sekolah Rakyat

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) juga menyampaikan bahwa puncak hujan meteor Perseid dapat diamati pada pukul 00.00 hingga 04.00 WIB, dengan fase bulan baru yang tidak akan mengganggu pengamatan hujan meteor. Peneliti Riset Astronomi dan Astrofisika Pusat Riset Antariksa BRIN, Prof Thomas Djamaluddin, mengatakan bahwa fenomena hujan meteor ini terjadi setiap tahun, dan merupakan salah satu fenomena alam yang paling menarik untuk diamati.

Dalam beberapa tahun terakhir, telah terjadi beberapa fenomena alam yang spektakuler, seperti gerhana matahari total dan hujan meteor Perseid. Namun, perlu diingat bahwa fenomena alam ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti polusi cahaya dan cuaca. Oleh karena itu, penting untuk mempersiapkan diri dengan baik sebelum mengamati fenomena alam ini.

📖 Baca juga:
UFO di Jawa Timur: Antara Fenomena Alam dan Benda Asing

Kesimpulan, hujan meteor Perseid merupakan salah satu fenomena alam yang paling dinantikan oleh para penggemar astronomi. Dengan mempersiapkan diri dengan baik dan mengikuti beberapa tips, kita dapat menikmati fenomena ini dengan lebih baik. Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk mengamati hujan meteor Perseid pada pertengahan Agustus 2026!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *