Musik

D’Academy 8: Rama dan Zhifanna Tampil Maksimal, Dukungan dari Penggemar Mengalir

×

D’Academy 8: Rama dan Zhifanna Tampil Maksimal, Dukungan dari Penggemar Mengalir

Share this article
D'Academy 8: Rama dan Zhifanna Tampil Maksimal, Dukungan dari Penggemar Mengalir
D'Academy 8: Rama dan Zhifanna Tampil Maksimal, Dukungan dari Penggemar Mengalir

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 09 Agustus 2026 | Perjalanan Rama di panggung Dangdut Academy 8 terus berlanjut. Peserta asal Cirebon tersebut berhasil menembus babak Top 37 dan berusaha menampilkan yang terbaik di setiap kesempatan. Dukungan dari penggemar mengalir lewat media sosial. Rama bercerita menerima banyak pesan melalui Direct Message (DM) yang menjadi penyemangat saat bersaing di DA 8.

Sementara itu, Zhifanna Putri A., peserta asal Pesisir Selatan, Sumatera Barat, memastikan tempat di babak Top 31 D’Academy 8. Perolehan ini diraih setelah penampilannya di Top 37 Grup 6, ketika ia membawakan lagu solo “Mataharimu” dan mengantongi tiga Standing Ovation (SO) dari dewan juri.

📖 Baca juga:
Terikat Janji Arya Saloka Disingkirkan dari Posisi Teratas, D’Academy 8 dan Merangkai Kisah Indah Menjadi Acara TV Paling Populer

Di usia 16 tahun, Zhifanna datang dengan motivasi kuat untuk membahagiakan kedua orang tuanya. Di bawah bimbingan D’Coach Selfi Yamma, ia menargetkan bisa dikenal luas oleh publik dan menembus hingga babak Top 2. Sebelum fokus pada dangdut pada sekitar 2023, ia lebih sering mengikuti kompetisi menyanyi pop di daerah asalnya.

Perjuangan Azzio DA 8 di panggung Dangdut Academy 8 tidak hanya menuntut kesiapan vokal dan mental, tetapi juga mengharuskannya untuk tinggal jauh dari rumah. Remaja berusia 14 tahun asal Deli Serdang, Sumatera Utara ini berbagi cerita selama di karantina. Menjalani masa karantina yang sudah berlangsung cukup lama membuat Azzio harus menahan rasa rindu kepada keluarganya.

📖 Baca juga:
Mati Lampu dan Kecelakaan, Warga Mengeluhkan Pemadaman Listrik di Bogor dan Kecelakaan di Cirebon

Hal yang paling dirindukan oleh anak sulung dari empat bersaudara ini adalah hal sederhana berupa makanan rumah. Azzio mengungkapkan bahwa hal yang paling ia rindu dari rumah selama masa karantina adalah sambal buatan ibunya. Rasa rindu itu kian terasa karena ia tidak bisa menikmati sambal khas buatan ibu selama berada di karantina.

Setiap kali melakukan panggilan telepon, orang tua Azzio tidak pernah absen memberikan suntikan semangat. Mereka selalu berpesan agar Azzio terus giat latihan, berjuang, berusaha, dan tetap mempertahankan semangatnya selama berkompetisi di panggung DA.

📖 Baca juga:
Jadwal Sholat Hari Ini: Informasi Waktu Sholat Terkini untuk Berbagai Daerah

Di babak Top 31, Zhifanna dan Rama akan terus berjuang untuk menampilkan yang terbaik. Dukungan dari penggemar dan motivasi dari diri sendiri akan menjadi kunci keberhasilan mereka. Apakah mereka akan berhasil memenangkan kompetisi ini? Kita tunggu saja.

Kesimpulan, perjalanan Rama dan Zhifanna di D’Academy 8 merupakan salah satu contoh bahwa dengan dukungan dari penggemar dan motivasi dari diri sendiri, seseorang dapat mencapai kesuksesan. Mereka akan terus berjuang untuk menampilkan yang terbaik dan membahagiakan kedua orang tua mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *