BERITA

Mati Lampu dan Kecelakaan, Warga Mengeluhkan Pemadaman Listrik di Bogor dan Kecelakaan di Cirebon

×

Mati Lampu dan Kecelakaan, Warga Mengeluhkan Pemadaman Listrik di Bogor dan Kecelakaan di Cirebon

Share this article
Mati Lampu dan Kecelakaan, Warga Mengeluhkan Pemadaman Listrik di Bogor dan Kecelakaan di Cirebon
Mati Lampu dan Kecelakaan, Warga Mengeluhkan Pemadaman Listrik di Bogor dan Kecelakaan di Cirebon

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 10 Juni 2026 | Pemadaman listrik yang terjadi di Kota Bogor telah menyebabkan warga mengeluhkan karena mengganggu berbagai aktivitas, mulai dari pekerjaan, pengisian daya perangkat elektronik, hingga pasokan oksigen di akuarium. Salah satu warga, Luthfia Hanna (24), mengaku kelimpungan saat menyelesaikan pekerjaannya akibat listrik yang padam selama sekitar dua jam.

Di tempat lain, kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di jalur Pantura, tepatnya di kawasan Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon pada Selasa (9/6/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Sebuah truk bermuatan penuh penyedap rasa hilang kendali dan menyeruduk dua warung milik warga di sekitar lampu merah Junjang yang merupakan akses utama jalur pantura Cirebon.

📖 Baca juga:
KPPU Selidiki Dugaan Monopoli Digital Platform: Ancaman bagi Iklim Usaha E‑Commerce

Akibat peristiwa ini, seorang penjaga warung meninggal dunia di tempat. Kasat Lantas Polresta Cirebon, AKP Yudha Satyo, insiden bermula saat truk tersebut melaju dengan kecepatan cukup tinggi dari arah Jakarta menuju Tegal. Alih-alih menggunakan jalur tol, pengemudi truk memilih untuk melintasi jalur arteri Pantura.

Saat mendekati lampu merah Junjang, pengemudi dikejutkan oleh antrean kendaraan yang cukup padat di depannya. Diduga karena melaju terlalu kencang dan gagal mengendalikan laju kendaraan, sopir secara spontan membanting setir ke arah kiri. "Pengemudi tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya. Pada saat melihat lampu merah dan banyak antrean mobil, sopir truk membanting setir ke kiri sehingga menabrak dua warung yang berada di sebelah kiri jalan," ujarnya saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.

Hantaman keras dari truk bermuatan berat tersebut langsung menghancurkan struktur bangunan warung kaki lima di tepi jalan. Kecelakaan ini memakan korban jiwa dan luka-luka dimana terdapat satu orang meninggal dunia yang merupakan penjaga warung kaki lima yang tertabrak. Kemudian dua orang lainnya mengalami luka-luka dan sudah mendapatkan perawatan medis.

📖 Baca juga:
Jadwal Sholat Surabaya Hari Ini: Informasi Terkini dan Penting untuk Umat Muslim

Di Surabaya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya menemukan sejumlah pelanggaran pada armada pengangkut sampah saat sidak (inspeksi mendadak), mulai dari kontainer bocor hingga lampu rem mati. Kepala Bidang Kebersihan dan Pemberdayaan DLH Surabaya, Wasis Sutikno mengatakan bahwa pihaknya melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap armada pengangkut sampah secara berkala.

Upaya ini dilakukan untuk mencegah kebocoran air lindi yang membuat jalan raya menjadi licin. Tidak hanya membahayakan pengguna jalan, bau air lindi yang tidak sedap juga kerap dikeluhkan warga saat truk sampah melintas. "Kita temukan angkutan swasta itu bak kontainernya bolong. Kalau compact-nya kita (DLH) cek kelayakan waktu jalan malam, lampu sein, rem dan lain-lain. Ada satu yang lampu rem belakangnya mati" katanya, Senin (9/6).

DLH Surabaya juga memeriksa kondisi penampungan air lindi pada truk compactor, guna memastikan tidak ada kebocoran yang menyebabkan cairan sampah (air lindi) tumpah selama perjalanan menuju TPA. Wasis mengungkapkan setidaknya ada sekitar 10 armada pengangkut sampah milik DLH dan pihak swasta yang dilakukan pengecekan dalam sidak terbaru di kawasan Jalan Raya Tandes, Kecamatan Tandes.

📖 Baca juga:
Apakah 28 Mei 2026 Cuti Bersama? Cek Jadwal Libur Idul Adha

Kesimpulan, kecelakaan dan pemadaman listrik menjadi masalah yang perlu diatasi oleh pemerintah dan masyarakat. Dengan meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan, kita dapat mengurangi risiko kecelakaan dan meminimalkan dampaknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *