TEKNO

Roket SpaceX Tabrak Bulan: Dampak dan Penjelasan Ilmiah

×

Roket SpaceX Tabrak Bulan: Dampak dan Penjelasan Ilmiah

Share this article
Roket SpaceX Tabrak Bulan: Dampak dan Penjelasan Ilmiah
Roket SpaceX Tabrak Bulan: Dampak dan Penjelasan Ilmiah

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 08 Agustus 2026 | Sebuah potongan roket SpaceX telah menghantam permukaan Bulan dengan kecepatan tinggi, meninggalkan kawah baru di permukaan satelit alami Bumi. Kejadian ini terjadi pada Rabu, 5 Agustus 2026, dan telah dikonfirmasi oleh berbagai lembaga antariksa, termasuk NASA dan European Southern Observatory (ESO).

Menurut ilmuwan, benturan tersebut tidak direncanakan dan tidak menimbulkan risiko bagi Bumi. Roket Falcon 9 milik SpaceX meluncur pada 15 Januari 2025 dengan membawa dua wahana pendarat bulan komersial. Setelah misinya selesai, tahap atas roket tetap berada di luar angkasa dan akhirnya menghantam Bulan.

📖 Baca juga:
GTA Remaster dan Kontroversi Game di Tahun 2020-an

Para ilmuwan memperkirakan bahwa benturan tersebut meninggalkan sebuah kawah baru di permukaan Bulan, yang kini diharapkan dapat didokumentasikan oleh berbagai lembaga antariksa. ESO telah mengonfirmasi bahwa teleskop mereka berhasil mendeteksi garis spektrum gas natrium dan litium pada kepulan material akibat tabrakan.

Kejadian ini bukanlah yang pertama dalam sejarah penerbangan antariksa. Sebelumnya, roket China telah tersambar petir saat lepas landas, namun tetap melanjutkan penerbangannya hingga berhasil mengantarkan satelit ke orbit. Roket modern dirancang untuk menghadapi kemungkinan tersambar petir, dengan bagian luar yang dibuat menggunakan material yang sangat konduktif.

📖 Baca juga:
Kecerdasan Buatan: Membuka Peluang Baru di Berbagai Sektor

Ilmuwan bulan NASA, Kelsey Young, mengatakan bahwa benturan tersebut tidak menimbulkan risiko dan merupakan metode yang aman untuk membuang perangkat keras di orbit rendah Bulan. Namun, para ilmuwan tetap memantau kejadian ini untuk memahami dampaknya terhadap lingkungan Bulan dan Bumi.

Dalam beberapa hari mendatang, NASA dan lembaga antariksa lainnya diharapkan dapat mengumpulkan lebih banyak data dan informasi tentang kejadian ini. Sementara itu, masyarakat dapat tetap memantau perkembangan terbaru tentang penjelajahan antariksa dan kejadian-kejadian menarik yang terjadi di luar angkasa.

📖 Baca juga:
GTA 6 Resmi Dibuka Pre-Order, Harga Mulai Rp 1,19 Juta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *