BERITA

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional: Mencegah Penyalahgunaan Nama dan Pemantauan Program Makan Bergizi Gratis

×

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional: Mencegah Penyalahgunaan Nama dan Pemantauan Program Makan Bergizi Gratis

Share this article
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional: Mencegah Penyalahgunaan Nama dan Pemantauan Program Makan Bergizi Gratis
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional: Mencegah Penyalahgunaan Nama dan Pemantauan Program Makan Bergizi Gratis

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 24 Juli 2026 | Badan Gizi Nasional (BGN) baru-baru ini mengalami perubahan kepemimpinan dengan pelantikan Sudaryono sebagai Kepala BGN, menggantikan Nanik S. Deyang yang sebelumnya menjabat. Dalam kesempatan ini, Sudaryono menekankan pentingnya menjaga integritas dan transparansi dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia juga mengingatkan semua pihak, termasuk keluarga, sahabat, dan alumni, untuk tidak menggunakan namanya demi keuntungan pribadi dalam program ini.

Sudaryono menegaskan bahwa tidak akan ada perlakuan khusus bagi orang-orang terdekatnya dalam urusan pekerjaan di BGN. Ia juga meminta masyarakat untuk melaporkan jika menemukan praktik penyalahgunaan nama atau penawaran jasa yang tidak sesuai dengan ketentuan. Dengan demikian, BGN berupaya memastikan bahwa program MBG dilaksanakan dengan efektif dan efisien, serta manfaatnya dirasakan oleh mereka yang membutuhkan.

📖 Baca juga:
Purbaya Buka Suara Soal Nasib Dirjen Bea Cukai yang Terseret Dugaan Kasus Suap

Di sisi lain, Ketut Sumedana, mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, telah ditunjuk sebagai Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN. Penunjukan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kemampuan BGN dalam memantau dan mengawasi pelaksanaan program MBG, sehingga program tersebut dapat berjalan dengan lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat.

Anggaran MBG juga menjadi topik perbincangan hangat, dengan rencana pemotongan anggaran sebesar Rp 39 triliun. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membahas hal ini dengan Kepala BGN Sudaryono pada pertemuan yang dijadwalkan pekan depan. Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto didesak untuk melibatkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam pengawasan program MBG, guna memastikan bahwa program ini dapat berjalan dengan efektif dan efisien.

📖 Baca juga:
Prabowo Subianto Dorong ASEAN Percepat Infrastruktur Energi dan Pangan

Nanik S. Deyang, mantan Kepala BGN, telah mengundurkan diri dari jabatannya dan akan berobat jantung di luar negeri. Ia menyatakan bahwa pengunduran dirinya berkaitan dengan kondisi kesehatannya dan telah disetujui oleh Presiden Prabowo Subianto. Namun, Nanik masih diminta untuk tetap mengawasi BGN dari jauh.

Istana Negara belum membahas penggantian Sudaryono sebagai Wakil Menteri Pertanian, dan masyarakat diminta untuk menunggu perkembangan lebih lanjut. Dengan demikian, situasi kepemimpinan di BGN dan program MBG masih terus berkembang, dengan upaya untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan integritas dalam pelaksanaan program ini.

📖 Baca juga:
Kontroversi pajaki kapal Selat Malaka: Ide Purbaya, Penolakan Regional, dan Risiko Konflik

Kesimpulan, perubahan kepemimpinan di BGN dan rencana pemotongan anggaran MBG merupakan langkah-langkah yang diambil untuk memperbaiki pelaksanaan program ini. Dengan penunjukan Ketut Sumedana sebagai Deputi BGN dan rencana libatan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, diharapkan program MBG dapat berjalan dengan lebih efektif dan efisien, serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *