BERITA

Uang Rp 1,54 Miliar Rusak Akibat Banjir Rob, Ida Murlija Menukarnya di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal

×

Uang Rp 1,54 Miliar Rusak Akibat Banjir Rob, Ida Murlija Menukarnya di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal

Share this article
Uang Rp 1,54 Miliar Rusak Akibat Banjir Rob, Ida Murlija Menukarnya di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal
Uang Rp 1,54 Miliar Rusak Akibat Banjir Rob, Ida Murlija Menukarnya di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 03 Juli 2026 | Ida Murlija, seorang warga Kabupaten Batang, Jawa Tengah, mengalami kerugian besar ketika uang tunai sebesar Rp 1,54 miliar yang disimpannya rusak akibat terendam banjir rob. Uang tersebut merupakan hasil penjualan tanah yang dimaksudkan untuk biaya kuliah anaknya di jurusan Kedokteran.

Rumah Ida beberapa kali terkena banjir pada Februari 2026, dan ia sempat lupa bahwa uang tunai tersebut disimpan dalam koper di gudang rumahnya. Setelah banjir reda, Ida membuka koper dan menemukan bahwa sebagian besar uang dalam kondisi rusak terendam lumpur, dengan bagian pinggir yang terkena warna hitam seperti terbakar dan uang yang lengket satu sama lain.

📖 Baca juga:
Aksi Mahasiswa Universitas Sebelas Maret dan Demo Bakar Uang Mainan di BI Jateng

Ida kemudian membawa koper berisi uang rusak tersebut ke Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Tegal untuk melakukan penukaran. Ia menggunakan aplikasi PINTAR yang disediakan oleh Bank Indonesia untuk melakukan pendaftaran sebelum menukar uang.

Petugas Bank Indonesia melakukan pemeriksaan terhadap uang rusak untuk memastikan keaslian dan menentukan nominal yang dapat diganti sesuai ketentuan. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan bahwa uang yang memenuhi persyaratan mencapai Rp 1,51 miliar, yang kemudian diganti dengan uang Rupiah layak edar.

📖 Baca juga:
Gubernur BI Tegaskan Ekonomi Indonesia Tahan Hadapi Gejolak Global, Ini Alasannya

Layanan penukaran uang Rupiah rusak merupakan salah satu pelayanan rutin Bank Indonesia kepada masyarakat. Masyarakat dapat melakukan penukaran uang rusak di Kantor Pusat Bank Indonesia atau di 45 Kantor Perwakilan Bank Indonesia yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk di Tegal.

Ida merasa lega karena uang rusaknya dapat diganti, sehingga ia masih dapat membiayai kuliah anaknya. Ia juga berharap bahwa pengalaman ini dapat menjadi pelajaran bagi dirinya dan masyarakat lainnya untuk lebih berhati-hati dalam menyimpan uang tunai dan memanfaatkan layanan perbankan yang tersedia.

📖 Baca juga:
Bunga Kredit Bank Terlambat Turun Meski BI Rate Dipangkas, Apa Penyebabnya?

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal membuka layanan penukaran uang Rupiah rusak setiap Selasa dan Kamis, dengan syarat pendaftaran melalui aplikasi PINTAR sebelumnya. Masyarakat diharapkan untuk memanfaatkan layanan ini jika memiliki uang rusak yang memenuhi persyaratan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *