Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 03 Juli 2026 | Tim nasional Jerman mengalami kekalahan mengejutkan dari Paraguay di putaran 32 besar Piala Dunia 2026. Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 1-1 setelah waktu normal dan perpanjangan waktu, kemudian Paraguay memenangkan adu penalti dengan skor 4-3.
Kekecewaan itu semakin dalam karena Jerman merupakan salah satu tim unggulan di turnamen tersebut. Kekalahan ini menandai kali ketiga Jerman tersingkir dari Piala Dunia di tahap awal sejak 2018.
Menurut analisis, kegagalan Jerman bukan karena kurangnya talenta atau nama pelatih, melainkan karena kehilangan identitas permainan mereka. Mereka tidak lagi menjadi tim turnamen yang solid seperti di masa lalu.
Florian Wirtz, salah satu pemain muda Jerman, menunjukkan potensi besar dengan tiga assist dalam empat pertandingan, tetapi ia sering dimainkan di posisi yang tidak sesuai dengan keahliannya.
Pelatih Jerman, Julian Nagelsmann, mengakui bahwa timnya tidak lagi termasuk dalam kategori tim elit dunia. Ia menyatakan bahwa Jerman perlu menemukan kembali identitas permainan mereka dan membangun tim dengan konsep yang jelas.
Kekalahan ini juga menimbulkan pertanyaan tentang masa depan sepak bola Jerman. Namun, ada harapan karena para pemain tidak saling menyerang dan tetap bersatu dalam menghadapi kegagalan.
Paraguay, di sisi lain, merayakan kemenangan historis mereka dan melaju ke putaran 16 besar, di mana mereka akan menghadapi pemenang pertandingan antara Prancis dan Swedia.
Dalam kesimpulan, kekalahan Jerman dari Paraguay menandai akhir dari Piala Dunia 2026 bagi mereka. Jerman perlu melakukan refleksi dan membangun kembali tim mereka dengan konsep permainan yang jelas untuk kembali menjadi kekuatan di sepak bola dunia.











