OLAHRAGA

DR Congo vs England: Kejutan dan Kesedihan di Piala Dunia 2026

×

DR Congo vs England: Kejutan dan Kesedihan di Piala Dunia 2026

Share this article
DR Congo vs England: Kejutan dan Kesedihan di Piala Dunia 2026
DR Congo vs England: Kejutan dan Kesedihan di Piala Dunia 2026

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 02 Juli 2026 | Pertandingan antara DR Congo dan England di Piala Dunia 2026 telah berakhir dengan kemenangan 2-1 untuk tim Three Lions. Pertandingan ini berlangsung di Atlanta, Georgia, dan menjadi salah satu momen paling menarik di turnamen ini.

DR Congo, yang kembali ke Piala Dunia setelah 47 tahun, memulai pertandingan dengan sangat baik. Mereka mencetak gol pertama melalui Brian Cipenga di menit ke-7. Namun, England tidak menyerah dan terus menekan hingga akhirnya Harry Kane mencetak dua gol, satu di menit ke-75 dan satu lagi di menit ke-86.

📖 Baca juga:
Juventus Gandeng Alisson Becker dengan Kontrak Tiga Tahun, Liverpool Hadapi Dilema Transfer

Pelatih DR Congo, Sebastien Desabre, menerima berita duka selama konferensi pers setelah pertandingan. Ia diberitahu bahwa ayahnya telah meninggal dunia. Desabre terlihat terkejut dan hanya mengucapkan ‘Merci’ sebelum meninggalkan konferensi pers.

DR Congo telah menunjukkan peningkatan yang signifikan di Piala Dunia 2026. Mereka berhasil mengalahkan Uzbekistan 3-1 dan bermain imbang 1-1 melawan Portugal di babak grup. Mereka akhirnya lolos ke babak 16 besar sebagai salah satu dari delapan tim peringkat ketiga terbaik.

📖 Baca juga:
Drama di Estádio Cidade de Barcelos: Gil Vicente vs Guimarães Terkalahkan 0-1

Pelatih England, Thomas Tuchel, memuji timnya atas kemampuan mereka untuk membalikkan keadaan. ‘Kami tahu bahwa DR Congo adalah tim yang tangguh, tetapi kami memiliki keyakinan bahwa kami bisa memenangkan pertandingan ini,’ katanya.

Penjaga gawang DR Congo, Lionel Mpasi, juga memuji Harry Kane sebagai ‘super striker’. ‘Kami tahu bahwa kami harus fokus pada Kane, tetapi sayangnya kami tidak bisa menghentikannya,’ katanya.

📖 Baca juga:
Sandy Walsh Catat Sejarah Baru: Indonesia Pertama di Delapan Besar ACL Elite untuk Dua Musim Berturut-turut

Pertandingan ini menandai akhir dari perjalanan DR Congo di Piala Dunia 2026. Namun, tim ini telah menunjukkan bahwa mereka memiliki potensi besar dan dapat menjadi tim yang kuat di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *