Ekonomi

Pasar Saham Indonesia Mengalami Koreksi Terdalam di Dunia

×

Pasar Saham Indonesia Mengalami Koreksi Terdalam di Dunia

Share this article
Pasar Saham Indonesia Mengalami Koreksi Terdalam di Dunia
Pasar Saham Indonesia Mengalami Koreksi Terdalam di Dunia

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 07 Juni 2026 | Pasar saham Indonesia mengalami koreksi terdalam di dunia pada awal Juni 2026, dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menurun 8,69% dalam seminggu. Penurunan ini jauh melampaui tekanan yang dialami oleh bursa lainnya, seperti Tel Aviv 35 Index di Israel (-4,26%) dan KOSPI Index di Korea Selatan (-3,72%).

Sementara itu, bursa utama lainnya seperti SSE Composite RRC, Hang Seng Hong Kong, dan S&P BSE SENSEX India mencatatkan pergerakan yang lebih stabil. Bahkan, bursa Amerika Serikat melalui Dow Jones Industrial Average melaju positif dengan mencatat penguatan sebesar 1,04%.

📖 Baca juga:
Purbaya Buka Suara: Ancaman Ekspor Ilegal BBM Subsidi Mengancam Stabilitas Harga dan Fiskal Indonesia

Kondisi ini juga terlihat di lingkup Asia Tenggara, di mana saat IHSG rontok mendekati 9%, bursa-bursa negara tetangga seperti indeks PSEI Filipina dan SET Index Thailand berhasil parkir di zona hijau.

Penurunan IHSG dipicu oleh aksi jual investor global, terutama pada saham-saham berkapitalisasi pasar raksasa (big caps) yang selama ini menjadi motor penggerak pasar modal dalam negeri. Namun, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa fundamental ekonomi nasional masih berada dalam kondisi baik dengan didukung kondisi fiskal yang kuat.

📖 Baca juga:
Pasar Modal Indonesia: Antara Tantangan dan Peluang di Tengah Ekonomi Global

Menurut Purbaya, tren “Sell Indonesia” yang ramai diperbincangkan lebih banyak dipengaruhi sentimen pasar dibandingkan kondisi fundamental ekonomi yang sebenarnya. Ia meminta pelaku pasar dan investor tidak terbawa sentimen negatif yang berkembang.

Di sisi lain, PT Pyridam Farma Tbk. (PYFA) melalui anak usahanya meresmikan fasilitas produksi injeksi steril lini 3 dan warehouse baru untuk memperluas jangkauan pasar. Fasilitas baru ini dirancang untuk melipatgandakan kapasitas produksi hingga tiga kali lipat dibandingkan lini 1 dan 2.

📖 Baca juga:
Indeks Harga Saham Gabungan Turun Drastis, Penyebab Utama dan Upaya BEI Mengembalikan Kepercayaan Investor

Saham PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) menjadi top gainer dengan lonjakan 77,73 persen, sementara saham PT Pacific Strategic Financial Tbk (APIC) tercatat sebagai top loser setelah anjlok 47,45 persen.

Kesimpulan, pasar saham Indonesia mengalami koreksi terdalam di dunia, namun fundamental ekonomi nasional masih berada dalam kondisi baik. Investor harus mempertimbangkan kondisi ekonomi yang sebenarnya dan tidak terbawa sentimen negatif yang berkembang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *