Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 04 Juni 2026 | Idul Adha atau Hari Raya Kurban merupakan salah satu hari raya terpenting dalam kalender Islam. Pada tahun 2026, cuti bersama Idul Adha jatuh pada tanggal 25 Juni 2026, yang bertepatan dengan 10 Muharam 1448 Hijriah. Idul Adha dirayakan untuk memperingati kisah Nabi Ibrahim yang bersedia menyembelih putranya, Nabi Ismail, sebagai perintah dari Allah SWT.
Lebaran Anak Yatim, yang juga dikenal sebagai Idul Yatama atau Hari Raya Anak Yatim, diperingati setiap tanggal 10 Muharam dalam kalender Hijriah. Pada tahun 2026, momentum 10 Muharam dimanfaatkan untuk menggelar berbagai kegiatan sosial yang ditujukan bagi anak-anak yatim. Kegiatan tersebut banyak dilakukan oleh masyarakat, lembaga sosial, masjid, hingga organisasi kemasyarakatan sebagai bentuk kepedulian dan berbagi kebahagiaan.
Tradisi Lebaran Anak Yatim tidak termasuk hari raya resmi dalam Islam seperti Idul Fitri dan Idul Adha, melainkan tradisi sosial-keagamaan yang tumbuh di tengah masyarakat Muslim Indonesia. Mengutip penjelasan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), istilah Lebaran Anak Yatim merujuk pada tradisi menyantuni dan membahagiakan anak-anak yatim pada 10 Muharam.
Di bulan Dzulhijjah, umat Islam dianjurkan untuk melakukan beberapa amalan sunnah, seperti berpuasa selama sembilan hari pertama atau tanggal 1-9 Dzulhijjah, puasa Arafah pada 9 Dzulhijjah, bertakbir, sholat Id, dan berkurban. Puasa Arafah sangat dianjurkan lantaran Hari Arafah termasuk hari yang penuh keutamaan, yakni hari pengampunan dosa dan hari bagi para jamaah haji untuk wukuf.
Sebagai umat Islam, kita harus memanfaatkan momentum cuti bersama Idul Adha untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan. Dengan melakukan amalan sunnah dan berpartisipasi dalam kegiatan sosial, kita dapat memperkuat ikatan persaudaraan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya berbagi dan menyantuni anak-anak yatim.
Dalam menyambut cuti bersama Idul Adha 2026, kita harus mempersiapkan diri dengan memperbanyak amalan sunnah dan melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Dengan demikian, kita dapat merayakan Idul Adha dengan penuh makna dan meningkatkan kualitas kehidupan kita sebagai umat Islam.











