BERITA

Tragedi Helikopter PK-CFX di Sekadau: Semua 8 Penumpang Tewas, SAR Selesaikan Evakuasi

×

Tragedi Helikopter PK-CFX di Sekadau: Semua 8 Penumpang Tewas, SAR Selesaikan Evakuasi

Share this article
Tragedi Helikopter PK-CFX di Sekadau: Semua 8 Penumpang Tewas, SAR Selesaikan Evakuasi
Tragedi Helikopter PK-CFX di Sekadau: Semua 8 Penumpang Tewas, SAR Selesaikan Evakuasi

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 18 April 2026 | Tim SAR gabungan berhasil menemukan bangkai helikopter Airbus H130 dengan registrasi PK-CFX yang jatuh di hutan Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, pada Kamis 16 April 2026. Menurut pernyataan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Lukman F. Laisa, seluruh delapan orang di dalam pesawat – dua kru dan enam penumpang – dinyatakan meninggal dunia.

Helikopter milik PT Matthew Air Nusantara lepas landas dari Helipad PT Cipta Mahkota (CMA) di Kabupaten Melawi pada pukul 07.37 WIB dengan tujuan Helipad PT Graha Agro Nusantara 1 di Kubu Raya. Pada pukul 08.39 WIB, pesawat mengirimkan sinyal darurat sebelum hilang kontak pada pukul 09.15 WIB. AirNav Indonesia kemudian mengeluarkan notifikasi darurat (DETRESFA) dan tim SAR segera dikerahkan.

📖 Baca juga:
Uji Coba Nasional: Dari Tes Keamanan Makanan hingga Test Gencatan Senjata dan Tes Alkohol Politik

Tim SAR yang terdiri dari Brimob Polda Kalimantan Barat, Polres Sekadau, unit TNI Kodim setempat, serta Basarnas menelusuri jejak sinyal terakhir dan menemukan serpihan helikopter di kawasan hutan Dusun Hulu Peniti, Kecamatan Nanga Taman. Lokasi jatuh berada di medan curam, sehingga proses pencarian dan evakuasi memerlukan upaya intensif sepanjang malam.

Daftar lengkap korban yang diidentifikasi meliputi:

  • Capt. Marindra Wibowo – Pilot
  • Harun Arasyid – Engineer
  • Mr. Patrick K. – Warga Negara Malaysia
  • Mr. Victor T.
  • Mr. Charles L.
  • Mr. Joko C.
  • Mr. Fauzie O.
  • Mr. Sugito

Evakuasi jenazah dimulai pada Kamis malam sekitar pukul 22.00 WIB. Tim SAR mengangkat jenazah dari puing-puing helikopter, menurunkannya ke posko lapangan di puncak bukit, dan melanjutkan perjalanan ke Posko Hulu Peniti. Pada Jumat 17 April, jenazah pertama tiba di posko pukul 04.52 WIB, dan seluruh korban berhasil dipindahkan ke delapan unit ambulans. Selanjutnya, jenazah dibawa ke Yonif 642/Kapuas di Sanggau, kemudian diterbangkan dengan helikopter Caracal milik TNI AU ke RS Bhayangkara Pontianak untuk identifikasi lebih lanjut.

📖 Baca juga:
6 Shio Paling Beruntung Besok: Monyet & Naga Siap Raup Keberuntungan Besar

Helikopter PK-CFX merupakan Airbus Helicopters H130 tipe H-130T2, sebuah helikopter bermesin tunggal yang dapat mengangkut hingga delapan orang termasuk pilot. Model ini dilengkapi dengan sistem peredam getaran aktif, pendingin kabin modern, kursi penyerap benturan, dan rotor ekor tertutup (Fenestron) yang mengurangi kebisingan. Kokpitnya menggunakan Garmin G500H TXi glass cockpit dengan synthetic vision system (SVS) dan helicopter terrain avoidance and warning system (HTAWS), yang dirancang untuk meningkatkan keselamatan pada penerbangan di medan sulit.

Meski dilengkapi teknologi canggih, kecelakaan ini menyoroti tantangan operasional di wilayah hutan lebat Kalimantan Barat, di mana cuaca berubah-ubah dan medan topografi sangat bergelombang. Kementerian Perhubungan menegaskan akan melakukan penyelidikan menyeluruh untuk mengidentifikasi penyebab pasti, termasuk kemungkinan faktor teknis, cuaca, atau kesalahan manusia.

Kasat Reskrim Polres Sekadau, Zainal Abidin, menegaskan bahwa proses identifikasi jenazah telah selesai dan keluarga korban akan segera diberitahukan. Pemerintah daerah Sekadau menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban dan menegaskan komitmen untuk meningkatkan standar keselamatan penerbangan di wilayahnya.

📖 Baca juga:
TransJakarta Lawan Hoaks, Raih Efisiensi Bus Listrik, dan Perbaiki Sistem Booking Royaltrans

Kasus ini menambah daftar tragedi penerbangan di Indonesia pada tahun 2026, mempertegas pentingnya koordinasi antara otoritas penerbangan, tim SAR, dan operator maskapai dalam menangani insiden di daerah terpencil.

Kesimpulannya, kecelakaan helikopter PK-CFX di Sekadau menewaskan seluruh delapan orang di dalamnya, meskipun proses evakuasi dan identifikasi telah selesai. Penyelidikan lanjutan diharapkan dapat memberikan pelajaran berharga untuk meningkatkan keselamatan penerbangan di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *