Ekonomi

Pajak Jadi Tulang Punggung Fiskal Penerimaan Negara di Era Modern

×

Pajak Jadi Tulang Punggung Fiskal Penerimaan Negara di Era Modern

Share this article
Pajak Jadi Tulang Punggung Fiskal Penerimaan Negara di Era Modern
Pajak Jadi Tulang Punggung Fiskal Penerimaan Negara di Era Modern

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 21 Mei 2026 | Pajak telah menjadi tulang punggung fiskal dari sisi penerimaan negara di era sekarang. Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Pajak, Bimo Wijayanto, dalam sebuah seminar di Yogyakarta. Ia menyatakan bahwa pajak tidak lagi dapat dilihat sebagai instrumen penerimaan negara dalam arti sempit, tetapi juga bagian dari strategi ekonomi nasional dan strategi menempatkan posisi Indonesia di dalam percaturan kompetisi global.

Target penerimaan pajak 2026 di Indonesia mengalami kenaikan sekitar 22,9 persen dibanding pencapaian tahun lalu. Tahun lalu, penerimaan pajak mencapai Rp1.917 triliun, dan tahun ini targetnya naik menjadi Rp2.357,7 triliun. Oleh karena itu, yang harus dilakukan otoritas dari Ditjen Pajak Kemenkeu adalah ‘tuning up’ mesin pemungutan penerimaan negara ini.

📖 Baca juga:
Sultan Yogyakarta Perintahkan Penutupan 31 Daycare Ilegal, Pemkot Turunkan Operasi Darurat

Di sisi lain, pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Tahun Pajak 2025 mencapai 13.327.936 SPT hingga 20 Mei 2026 pukul 24.00 WIB. Mayoritas pelaporan berasal dari wajib pajak orang pribadi karyawan, dengan jumlah pelaporan oleh wajib pajak orang pribadi karyawan tercatat sebanyak 10.890.072 SPT.

📖 Baca juga:
Terungkap! Harga Buyback Emas Antam Hari Ini (28 April 2026) dan Pajaknya – Simak Detail Lengkapnya

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP, Inge Diana Rismawanti, mengatakan bahwa jumlah pelaporan SPT ini menunjukkan bahwa masyarakat telah mulai memahami pentingnya pelaporan pajak. Namun, masih banyak wajib pajak yang belum melaporkan SPT mereka, sehingga perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan wajib pajak.

📖 Baca juga:
Proliga 2026: Final Spektakuler di Yogyakarta, LavAni Juara Putra dan Jakarta Pertamina Enduro Dominasi Putri

Kesimpulan dari semua ini adalah bahwa pajak memang telah menjadi tulang punggung fiskal penerimaan negara, dan upaya untuk meningkatkan penerimaan pajak harus dilakukan dengan cara yang efektif dan efisien. Dengan demikian, diharapkan penerimaan negara dapat meningkat dan dapat digunakan untuk membiayai berbagai kegiatan pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *