Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 15 Juli 2026 | William Saliba, salah satu pemain belakang terpenting di dunia sepak bola, mengalami cedera parah saat Prancis bertanding melawan Spanyol di semifinal Piala Dunia pada 14 Juli. Cedera non-kontak tersebut terjadi saat Saliba sedang mengontrol bola, tanpa ada pemain lawan di dekatnya.
Saliba digantikan oleh Maxence Lacroix, dan Prancis harus melanjutkan pertandingan dengan formasi belakang yang berbeda. Cedera tersebut terjadi saat Prancis sudah tertinggal 1-0 dari Spanyol, setelah Mikel Oyarzabal berhasil menjebol gawang Prancis dari titik penalti.
Spanyol akhirnya memenangkan pertandingan dengan skor 2-0, setelah Pedro Porro mencetak gol kedua pada babak kedua. Kemenangan ini membawa Spanyol ke final Piala Dunia, sementara Prancis harus puas finish di posisi ketiga.
Cedera Saliba bukan hanya berdampak pada tim nasional Prancis, tetapi juga pada klubnya, Arsenal. Saliba adalah pemain kunci di belakang Arsenal, dan cedera parah dapat mempengaruhi performa tim di musim depan.
Kehilangan Saliba dapat memaksa Arsenal untuk mencari pemain belakang baru di transfer window, yang dapat berdampak pada strategi tim di musim depan. Sementara itu, Prancis harus melanjutkan pertandingan tanpa salah satu pemain terbaiknya, dan berharap dapat memenangkan posisi ketiga di Piala Dunia.
Cedera Saliba adalah contoh bahwa sepak bola adalah olahraga yang penuh risiko, dan cedera dapat terjadi kapan saja. Namun, Prancis dan Arsenal harus tetap optimis dan berusaha untuk mendapatkan hasil terbaik di musim depan.











