Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 17 Juni 2026 | Vozinha, penjaga gawang tim nasional sepak bola Cape Verde, telah menjadi sorotan dunia setelah mempertahankan gawangnya dari serangan tim nasional Spanyol dalam laga pertama Piala Dunia 2026. Dengan usia 40 tahun, Vozinha berhasil membuat tujuh penyelamatan dan membantu Cape Verde meraih hasil imbang 0-0.
Namun, di balik kesuksesannya, Vozinha memiliki kisah sedih. Ibu Vozinha, Ana Candida Evora, tidak dapat hadir dalam laga tersebut karena masalah visa. Evora harus membayar biaya visa sebesar $15.000 untuk dapat memasuki Amerika Serikat, yang merupakan biaya yang terlalu besar baginya.
Setelah laga, Vozinha tidak dapat menahan air matanya ketika berbicara tentang ibunya yang tidak dapat hadir. Ia berharap ibunya dapat hadir dalam laga tersebut, tetapi biaya visa yang terlalu besar membuatnya tidak bisa.
Vozinha sendiri telah menjadi viral di media sosial, dengan jumlah pengikutnya meningkat dari 20.000 menjadi 7,2 juta dalam waktu singkat. Ia juga telah mendapatkan perhatian dari berbagai media dan telah diwawancarai oleh beberapa stasiun televisi.
Cape Verde sendiri merupakan negara kecil yang terletak di Afrika Barat, dengan populasi sekitar 550.000 orang. Tim nasional sepak bola mereka belum pernah berpartisipasi dalam Piala Dunia sebelumnya, sehingga hasil imbang mereka melawan Spanyol merupakan pencapaian yang luar biasa.
Vozinha dan tim nasional Cape Verde telah membuktikan bahwa mereka dapat bersaing dengan tim-tim besar di Piala Dunia. Mereka akan terus berjuang dalam turnamen ini dan berharap dapat membuat lebih banyak kejutan.











