Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 04 Juni 2026 | Paris Saint-Germain (PSG) baru saja memenangkan gelar Liga Champions setelah mengalahkan Arsenal dalam final yang dramatis. Sementara itu, Eli Junior Kroupi, bintang muda Bournemouth, telah memutuskan untuk bergabung dengan salah satu dari tiga klub besar, yakni Arsenal, Liverpool, atau PSG, dengan biaya transfer yang diperkirakan mencapai £80m-£100m.
Mikel Arteta, pelatih Arsenal, harus menghadapi kritik setelah kekalahan tersebut, terutama dari legenda Chelsea, John Obi Mikel, yang menyatakan bahwa Arsenal belum bisa menyentuh trofi Liga Champions. Mikel juga mengejek penggemar Arsenal, menyebut mereka sebagai penggemar terburuk dan delusional.
Sementara itu, Patrice Evra, mantan pemain Manchester United, juga bergabung dalam mengkritik Arsenal, dengan membagikan video di media sosial yang menunjukkan trofi Liga Champions dengan lagu ‘U Can’t Touch This’ oleh MC Hammer.
Di sisi lain, Arsenal masih harus menunggu untuk meraih gelar Liga Champions pertama mereka, setelah sebelumnya kalah dari Barcelona di final 2006. Mereka harus memperkuat skuad mereka untuk dapat bersaing dengan tim-tim besar lainnya di Eropa.
Dalam beberapa hari terakhir, ada spekulasi bahwa Liverpool akan bergabung dalam persaingan untuk memperebutkan Eli Junior Kroupi, terutama setelah Andoni Iraola, mantan pelatih Kroupi di Bournemouth, bergabung dengan Liverpool. Hal ini akan membuat persaingan untuk memperebutkan pemain muda berbakat tersebut semakin sengit.
Noni Madueke, pemain Arsenal, dikabarkan akan menjadi penendang keenam jika shootout melawan PSG berlanjut. Namun, hal itu tidak terjadi karena Gabriel Magalhaes, yang tidak pernah menendang penalti untuk Arsenal sebelumnya, malah menjadi penendang kelima dan melesetkan tendangannya.
Kesimpulan dari semua ini adalah bahwa Liga Champions masih merupakan kompetisi yang sangat bergengsi dan dihormati, dan setiap tim harus memperkuat skuad mereka untuk dapat meraih gelar tersebut. Arsenal harus belajar dari kekalahan mereka dan memperkuat tim mereka untuk musim depan, sementara PSG harus terus mempertahankan performa mereka untuk tetap menjadi tim terkuat di Eropa.











