Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 12 Juni 2026 | Timnas Portugal siap memasuki Piala Dunia 2026 dengan status sebagai salah satu kandidat kuat juara. Dengan ranking FIFA yang tinggi, kedalaman skuad yang luar biasa, serta pengalaman Roberto Martinez di level internasional, Selecao das Quinas layak diperhitungkan.
Meski begitu, pembahasan tentang Portugal hampir selalu kembali kepada satu nama, Cristiano Ronaldo. Di usia yang sudah memasuki senja karier, sang megabintang kembali mendapat kesempatan mengejar satu trofi yang belum pernah ia raih.
Pertanyaannya kini bukan hanya apakah Ronaldo bisa memenangkan Piala Dunia, tapi juga apakah Portugal akan melangkah jauh karena dirinya, atau justru meski masih mengandalkannya? Sementara itu, di Spanyol, Jose Mourinho resmi kembali menukangi Real Madrid setelah berpisah selama 13 tahun.
Mourinho akan memulai tugasnya bersama Real Madrid pada 13 Juli mendatang, bertepatan dengan hari pertama pramusim. Ia ditugaskan membawa Los Blancos kembali berjaya usai menjalani dua musim terakhir tanpa trofi mayor di bawah arahan Carlo Ancelotti, Xabi Alonso, dan Alvaro Arbeloa.
Bersama Madrid di periode pertama pada 2010-2013, Mourinho memenangi tiga trofi, yakni LaLiga, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol. Namun, ia gagal menjadi juara Liga Champions dan hanya tiga musim beruntun masuk semifinal.
Sementara itu, Kakang Rudianto, pemain Persib Bandung, mengaku sudah tidak sabar menyaksikan persaingan negara-negara terbaik di dunia dan menjagokan Portugal sebagai juara Piala Dunia 2026.
Portugal memang memiliki peluang besar untuk menjadi juara karena memiliki kualitas pemain yang sangat menjanjikan, terutama di lini tengah. Tim berjuluk Selecao ini mempunyai gelandang terbaik di antaranya Bruno Fernandes, Vitinha, dan Joao Neves.
Piala Dunia 1966 masih menjadi salah satu momen paling bersejarah bagi Portugal. Pada penampilan pertamanya di turnamen tersebut, mereka mengakhiri kompetisi di posisi ketiga. Enam dekade kemudian, capaian itu tetap menjadi hasil terbaik Portugal di ajang Piala Dunia.
Meski berhasil menjuarai Euro 2016 dan berkembang menjadi salah satu negara penghasil pemain serta pelatih terbaik dunia, prestasi mereka di panggung global belum sepenuhnya mencerminkan kualitas tersebut. Portugal memang sempat mencapai semifinal Piala Dunia 2006.
Namun setelah itu, perjalanan mereka kerap diwarnai hasil yang mengecewakan. Mereka tersingkir di fase grup pada 2002 dan 2014. Kekalahan di babak 16 besar pada 2010 dari Spanyol yang kemudian menjadi juara dunia juga dianggap kurang memuaskan.
Pada 2018, Portugal kembali gagal melangkah jauh. Kesempatan emas lain datang pada 2022. Saat itu Portugal memiliki peluang besar mencapai semifinal, tetapi langkah mereka terhenti di perempat final setelah dikalahkan Maroko, yang kemudian mencatat sejarah sebagai wakil Afrika pertama yang mencapai semifinal Piala Dunia.
Dengan kehadiran Piala Dunia 2026, Portugal kembali memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuan mereka di panggung global. Dengan strategi baru dan pemain-pemain berpengalaman, mereka siap untuk menantang tim-tim lain dan meraih trofi Piala Dunia.
Kesimpulan, Portugal memiliki peluang besar untuk menjadi juara Piala Dunia 2026 dengan kualitas pemain yang sangat menjanjikan dan strategi baru. Mereka siap untuk menantang tim-tim lain dan meraih trofi Piala Dunia.











