Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 23 Juni 2026 | Piala Dunia 2026 telah memulai babak penyisihan grup, dan salah satu momen penting terjadi ketika wasit asal China, Ma Ning, menjadi wasit utama pertandingan Grup E antara Ekuador vs Curacao di Kansas City pada 20 Juni 2026.
Penugasan ini menjadi debut Ma Ning sebagai wasit utama di ajang Piala Dunia dan ia menjadi wasit asal China pertama dalam 24 tahun terakhir yang dipercaya memimpin pertandingan di turnamen sepak bola terbesar dunia tersebut.
Dalam laga itu, Ma Ning akan dibantu sesama wasit China, Zhou Fei, sebagai asisten wasit. Sementara itu, Fu Ming bertugas sebagai asisten wasit video (VAR). Ketiga nama tersebut masuk dalam tim perangkat pertandingan China untuk Piala Dunia 2026.
Fu Ming bahkan sudah lebih dulu bertugas dalam dua pertandingan sebagai VAR, sehingga seluruh wakil China kini telah mendapat kesempatan tampil di turnamen tersebut.
Sementara itu, di dunia bulu tangkis, ganda putra Indonesia Devin Artha Wahyudi/Ali Faathir Rayhan harus puas sebagai runner-up Macau Open 2026 setelah takluk dari pasangan Korea Selatan Jin Yong/Lee Jongmin.
Dalam partai final ajang BWF Super 300 yang berlangsung Macao East Asian Games Dome, Macau, China, Minggu, Devin/Faathir harus mengakui ketangguhan Jin/Lee dengan skor 21-18, 19-21, 10-21.
Di sisi lain, ganda putri Indonesia Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti juga harus mengakui keunggulan pasangan muda China, Chen Fan Shu Tian/Liu Jia Yue, di semifinal Macau Open 2026.
Mereka kalah dengan skor 13-21, 7-21. Pasangan muda China tersebut menunjukkan prestasi di level junior dan telah menjadi juara Kejuaraan Asia Junior dan medali Kejuaraan Dunia Junior pada 2024.
Ini menunjukkan bahwa China telah mempersiapkan generasi muda yang kuat di berbagai bidang olahraga, termasuk sepak bola dan bulu tangkis.
Kehadiran Ma Ning sebagai wasit utama di Piala Dunia 2026 dan keberhasilan pasangan muda China di Macau Open 2026 merupakan bukti bahwa China telah membuat kemajuan signifikan dalam pengembangan olahraga.
Oleh karena itu, kita dapat mengharapkan bahwa China akan terus menjadi kekuatan yang kuat di kancah olahraga internasional di masa depan.
Kesimpulan dari semua ini adalah bahwa China telah menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam pengembangan olahraga, baik di sepak bola maupun bulu tangkis, dan ini akan terus berlanjut di masa depan.











