Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 12 Juni 2026 | Piala Dunia 2026 telah dimulai dengan kontroversi dan rekor baru. Federasi Sepak Bola Iran menuduh Amerika Serikat mencabut alokasi tiket suporter Iran untuk pertandingan fase grup, hanya beberapa hari sebelum turnamen dimulai.
Menurut laporan, Amerika Serikat kembali mengambil tindakan yang menghambat kehadiran pendukung Iran di stadion, di tengah memburuknya hubungan kedua negara. Federasi sepak bola Iran mengatakan bahwa aturan FIFA menetapkan setiap negara peserta mendapatkan alokasi delapan persen tiket untuk setiap pertandingan.
Sementara itu, pertandingan pembuka Piala Dunia 2026 antara Meksiko dan Afrika Selatan juga membuat sejarah dengan tiga kartu merah, membuatnya menjadi pertandingan pembuka Piala Dunia yang paling tidak tertib dalam sejarah.
Meksiko memenangkan pertandingan dengan skor 2-0, dengan gol dari Julian Quinones dan Raul Jimenez. Pertandingan ini juga menandai kemenangan pertama Meksiko dalam pertandingan pembuka Piala Dunia setelah tujuh kegagalan sebelumnya.
Midfielder Meksiko, Erik Lira, mengatakan bahwa kemenangan ini merupakan awal yang baik bagi timnya. "Langit adalah batasnya. Kami tidak akan berhenti di sini," kata Lira.
Pertandingan ini juga menunjukkan bahwa Piala Dunia 2026 akan penuh dengan aksi dan dramatis. Dengan kontroversi tiket dan pertandingan pembuka yang memecahkan rekor, turnamen ini telah memulai dengan nada yang kuat.
Kehadiran pendukung Iran di stadion masih menjadi pertanyaan, tetapi satu hal yang pasti adalah bahwa Piala Dunia 2026 akan menjadi turnamen yang tidak terlupakan.











