Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 12 Juni 2026 | Federasi Sepak Bola Iran menuduh Amerika Serikat mencabut alokasi tiket suporter Iran untuk pertandingan fase grup Piala Dunia 2026. Tuduhan ini muncul hanya beberapa hari sebelum turnamen dimulai.
Menurut laporan, langkah tersebut dianggap sebagai upaya untuk menghambat kehadiran pendukung Iran di stadion, di tengah memburuknya hubungan kedua negara.
Federasi sepak bola Iran mengatakan bahwa Amerika Serikat kembali mengambil tindakan yang menghambat kehadiran pendukung Iran di stadion yang menjadi tempat tiga pertandingan fase grup tim nasional.
Aturan FIFA menetapkan setiap negara peserta mendapatkan alokasi delapan persen tiket untuk setiap pertandingan. Tiket tersebut diberikan kepada federasi nasional untuk didistribusikan kepada pendukung melalui jalur resmi.
Iran mengatakan, mereka sebelumnya sudah menerima kuota tiket tersebut dan telah memulai penjualan tiket untuk tiga pertandingan fase grup melawan Selandia Baru, Belgia, dan Mesir. Seluruh laga tersebut dijadwalkan berlangsung di Amerika Serikat.
Namun, federasi Iran menyebut alokasi itu kemudian dicabut secara tiba-tiba. Ini menjadi sorotan hangat di tengah memanasnya hubungan antara Iran dan Amerika Serikat.
Ketegangan antara kedua negara ini berpotensi mempengaruhi suasana pertandingan dan kehadiran pendukung dari kedua belah pihak. Federasi sepak bola Iran berharap agar masalah ini segera diselesaikan untuk memastikan kehadiran pendukung Iran di stadion.
Dalam beberapa hari mendatang, perkembangan situasi ini akan terus dipantau. Apakah Amerika Serikat akan mengubah keputusannya ataukah federasi sepak bola Iran akan menemukan solusi alternatif untuk mendukung timnas mereka di Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 2026 memang menjadi ajang yang sangat dinantikan, tidak hanya karena pertandingan sepak bola yang seru, tetapi juga karena dinamika politik dan diplomasi yang terjadi di balik layar.











