Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 14 Agustus 2026 | Persib Bandung kembali menghadapi kabar buruk menjelang dimulainya kompetisi musim 2026/2027. AFC telah menolak banding Persib Bandung terkait sanksi berat pada kompetisi AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026 lalu. Sanksi tersebut berupa denda sebesar USD 200.000 atau setara Rp 3,57 miliar dan larangan laga kandang dengan penonton.
Insiden tersebut terjadi saat laga Persib Bandung melawan Ratchaburi FC pada Februari 2026 lalu di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Persib Bandung dinyatakan bersalah atas berbagai pelanggaran regulasi, di antaranya pelemparan objek ke lapangan, penyalaan kembang api dan flare, perusakan fasilitas stadion, dan penyerangan terhadap tim lawan dan perangkat pertandingan.
Sanksi tersebut merupakan buntut kericuhan di laga Persib Bandung vs Ratchaburi FC pada leg kedua babak 16 besar ACL 2 2025/2026. Persib Bandung mendapat keringanan berupa penangguhan penutupan stadion untuk laga kandang kedua. Namun, dengan ditolaknya banding tersebut, hukuman yang sebelumnya dijatuhkan kepada Maung Bandung tetap berlaku.
Persib Bandung juga belum bisa menurunkan kekuatan penuh saat menjajal dua lawan Sabah FC (Malaysia) dan Bali United di ajang pramusim Dewata Challenge Series 2026. Pelatih Persib, Igor Tolic, mengabarkan sejumlah pemain masih akan absen karena memberikan waktu berlibur lebih untuk personel Timnas Indonesia yang telah berjuang di Piala AFF 2026.
Di samping itu, sejumlah pemain mengalami cedera usai Persib tampil di final Piala Presiden 2026 beberapa waktu lalu. Igor Tolic punya kebijaksanaan agar pemainnya bisa menyegarkan pikiran sebelum fokus kembali membela Persib menghadapi laga penting nan krusial di play off AFC Champions League Two (ACL 2) 2026-2027.
Persib Bandung harus menerima kenyataan pahit setelah upaya banding mereka terhadap sanksi Komite Disiplin AFC resmi ditolak. Komite Banding AFC memutuskan Persib tetap dinyatakan bersalah atas tiga pelanggaran Kode Disiplin AFC, yakni Pasal 35, 64, dan 65, terkait pertandingan melawan Ratchaburi FC di Liga Champions Asia 2 2025/2026.
Keputusan tersebut diumumkan pada Kamis 13 Agustus 2026. Dengan ditolaknya banding tersebut, hukuman yang sebelumnya dijatuhkan kepada Maung Bandung tetap berlaku, termasuk denda bernilai fantastis dan larangan laga kandang dengan penonton. Sanksi yang paling berdampak adalah hukuman dua pertandingan kandang tanpa penonton.
Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 31 Agustus 2026. Persib sebelumnya mengajukan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) sebagai venue pertandingan. Dengan keputusan terbaru AFC, laga penting tersebut dipastikan digelar tanpa kehadiran penonton.
Kesimpulan, Persib Bandung harus siap menghadapi tantangan berat di musim 2026/2027. Dengan sanksi yang dijatuhkan AFC, Persib harus berjuang keras untuk mempertahankan posisinya di kompetisi sepak bola Indonesia. Dengan demikian, Persib Bandung harus mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi musim baru yang penuh tantangan.











