Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 15 Juni 2026 | Pertandingan antara Pantai Gading dan Ekuador di Piala Dunia 2026 berlangsung dengan ketat. Namun, gol Amad Diallo pada menit ke-90 memastikan kemenangan 1-0 bagi timnas Pantai Gading.
Pelatih Pantai Gading, Emerse Fae, memuji fokus dan ketangguhan para pemainnya setelah meraih kemenangan tersebut. Fae menilai anak asuhnya mampu menjalankan instruksi dengan baik, terutama pada babak kedua, sehingga berhasil mengamankan tiga poin penting dalam laga perdana mereka di turnamen tersebut.
Sebelum babak kedua dimulai, Fae mengatakan kepada para pemain bahwa akan ada lebih banyak ruang dan mereka harus tetap fokus karena pada babak pertama mereka kehilangan bola. Menurutnya, timnya sempat memberikan beberapa peluang kepada Ekuador akibat kesalahan dalam penguasaan bola.
Namun, lini pertahanan Les Elephants mampu bertahan dengan baik ketika mendapat tekanan dari lawan. Dalam pertandingan yang berlangsung ketat itu, kedua tim sama-sama menciptakan peluang berbahaya. Ekuador hampir membuka keunggulan melalui John Yeboah dan Alan Minda, tetapi upaya keduanya masih membentur mistar gawang.
Pantai Gading juga beberapa kali mengancam melalui Elye Wahi dan pemain muda Yan Diomande. Meski demikian, kebuntuan baru pecah pada menit ke-90 ketika Amad Diallo mencetak gol kemenangan setelah memanfaatkan umpan Wilfried Singo.
Kemenangan ini merupakan yang pertama bagi Les Elephants atas tim dari Amerika Selatan dalam sejarah Piala Dunia. Gol penentu kemenangan Pantai Gading dicetak Amad Diallo, pemain Manchester United, pada menit ke-90. Masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua, Amad berhasil menjadi pahlawan dalam pertandingan yang berlangsung ketat selama 90 menit.
Gol tersebut tercipta ketika waktu normal hampir habis. Amad dengan tenang menyambut peluang di dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan yang tidak dapat dihentikan oleh kiper Ekuador, Hernan Galindez.
Kemenangan ini juga menandai berakhirnya rekor buruk Pantai Gading saat berhadapan dengan tim asal Amerika Selatan di Piala Dunia, sebelumnya mereka selalu kalah dalam tiga pertemuan, yaitu 1-2 melawan Argentina pada 2006, 1-3 melawan Brasil pada 2010, dan 1-2 melawan Kolombia pada 2014.
Di laga lainnya, Swedia akan berhadapan dengan Tunisia di Stadion Monterrey, Meksiko, Senin (15/6/2026). Pertandingan ini merupakan laga pertama Grup F di Piala Dunia 2026. Pelatih Swedia, Graham Potter, akan memainkan Viktor Gyokeres dan Alexander Isak sebagai starter di lini depan.
Sementara itu, Jerman akan memulai perjuangannya di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Curacao pada laga perdana Grup E. Duel Jerman kontra Curacao akan digelar di Houston Stadium, Texas, Amerika Serikat, Senin (15/6/2026) dini hari WIB.
Pertandingan dijadwalkan kick off pukul 00.00 WIB. Laga ini menjadi pertemuan pertama kedua tim di ajang resmi. Jerman datang sebagai salah satu unggulan Grup E yang juga dihuni Pantai Gading dan Ekuador.
Der Panzer tentu mengincar kemenangan untuk mengawali turnamen dengan hasil positif. Namun, pelatih Jerman Julian Nagelsmann menegaskan timnya tidak boleh memandang sebelah mata Curacao yang berstatus debutan.
Kesimpulan, pertandingan antara Pantai Gading dan Ekuador di Piala Dunia 2026 berlangsung dengan ketat dan berakhir dengan kemenangan 1-0 bagi Pantai Gading. Kemenangan ini menandai berakhirnya rekor buruk Pantai Gading saat berhadapan dengan tim asal Amerika Selatan di Piala Dunia.











