Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 13 Juli 2026 | UFC 329 baru saja berakhir dengan hasil yang menarik. Paddy Pimblett berhasil mengalahkan Benoit Saint Denis dengan teknik D’Arce Choke yang sangat cepat dan efektif. Pertarungan ini berlangsung sangat singkat, hanya 52 detik, dan menunjukkan kemampuan Pimblett yang luar biasa.
Sementara itu, Conor McGregor yang baru saja kembali ke UFC setelah absen selama beberapa tahun, mengalami cidera parah pada lututnya saat melawan Max Holloway. Cidera ini terjadi hanya beberapa detik setelah pertarungan dimulai, dan McGregor tidak dapat melanjutkan pertarungan.
Pimblett sendiri menyatakan bahwa dia sangat senang dengan kemenangannya dan merasa bahwa tekniknya sangat efektif. Dia juga menyatakan bahwa dia siap untuk melawan siapa saja di kelas lightweight dan ingin menjadi juara dunia.
Conor McGregor, di sisi lain, sangat kecewa dengan cidera yang dialaminya. Dia menyatakan bahwa dia tidak memiliki cidera sebelum pertarungan dan bahwa cidera ini terjadi secara tiba-tiba. McGregor sekarang harus menjalani proses pemulihan yang panjang dan sulit.
UFC 329 juga menampilkan pertarungan lain yang menarik, termasuk pertarungan antara Mario Bautista dan Cory Sandhagen, serta pertarungan antara Brandon Royval dan Lone’er Kavanagh. Semua pertarungan ini menunjukkan kemampuan dan kekuatan para petarung UFC.
Dalam kesimpulan, UFC 329 adalah acara yang sangat menarik dan penuh dengan aksi. Paddy Pimblett menunjukkan kemampuan yang luar biasa, sementara Conor McGregor mengalami cidera parah. Acara ini juga menampilkan pertarungan lain yang menarik dan menunjukkan kekuatan para petarung UFC.











