Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 04 Agustus 2026 | Insiden antisemit di Montreal telah memicu kecaman dari komunitas dan pejabat. Pada pertandingan antara CF Montreal dan New England Revolution, pemain Israel, Dor Turgeman, dilaporkan menjadi sasaran ejekan antisemit dari suporter Montreal. Insiden ini telah menyebabkan MLS melakukan investigasi dan mengecam tindakan tersebut.
Menurut laporan, Turgeman yang bermain untuk New England Revolution, mendapat ejekan dari suporter Montreal, termasuk teriakan ‘Kematian bagi Israel’ dan ‘Bebas Palestina’. Turgeman kemudian merespons dengan mencetak gol dan merayakannya dengan mengacungkan telinga kepada suporter Montreal.
CF Montreal telah mengeluarkan pernyataan bahwa mereka tidak toleran terhadap diskriminasi atau perilaku benci, dan sedang melakukan investigasi atas insiden tersebut. MLS juga telah mengeluarkan pernyataan bahwa mereka tidak akan mentolerir tindakan antisemit atau diskriminatif dalam olahraga.
Insiden ini telah memicu reaksi dari komunitas dan pejabat, termasuk Duta Besar Israel untuk Kanada, Iddo Moed, yang menyerukan agar kebencian harus dihentikan sebelum berubah menjadi sesuatu yang lebih parah. Insiden ini juga telah menyebabkan perdebatan tentang antisemitisme dan diskriminasi dalam olahraga.
Pertandingan antara CF Montreal dan New England Revolution berakhir dengan skor 2-2, dengan Prince Owusu mencetak gol penyamaan untuk Montreal. Namun, insiden antisemit telah mendominasi perhatian dan menyebabkan kecaman dari komunitas dan pejabat.
Kesimpulan, insiden antisemit di Montreal telah menyebabkan kecaman dari komunitas dan pejabat, dan menyoroti pentingnya menghentikan kebencian dan diskriminasi dalam olahraga. MLS dan CF Montreal harus melakukan tindakan yang lebih efektif untuk mencegah insiden semacam ini di masa depan.











