Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 22 Juni 2026 | Timnas Brasil menghadapi tantangan baru dalam perburuan gelar Piala Dunia 2026. Saat peluang lolos ke fase gugur semakin terbuka, Selecao justru harus menerima kabar kurang menyenangkan terkait kondisi salah satu pemain kuncinya, Raphinha.
Penyerang sayap andalan Brasil itu mengalami cedera hamstring ketika menghadapi Haiti pada laga kedua Grup C. Meski demikian, federasi dan tim pelatih masih mempertahankannya dalam skuad karena berharap proses pemulihan berjalan cepat.
Cedera Raphinha menjadi perhatian serius bagi pelatih Carlo Ancelotti. Pasalnya, pemain Barcelona tersebut merupakan salah satu motor serangan Brasil sepanjang turnamen. Kehilangannya dalam momen krusial bisa memengaruhi kekuatan Selecao yang tengah berusaha mengamankan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Raphinha hanya mampu bermain selama 40 menit saat Brasil menghadapi Haiti. Melihat kondisi sang pemain, Ancelotti memutuskan menariknya keluar dan memasukkan Rayan untuk menghindari risiko cedera yang lebih parah.
Berdasarkan informasi yang diterima, Raphinha kini sedang menjalani program pemulihan intensif agar kondisinya segera kembali normal. Meski belum ada kepastian mengenai kapan ia dapat merumput lagi, pemain berusia 29 tahun tersebut dipastikan tetap berada dalam daftar skuad Brasil.
Di balik cedera Raphinha, Brasil memiliki harapan baru dengan kembalinya Neymar. Pemain berusia 34 tahun itu berpeluang mencatat penampilan pertamanya bersama Brasil sejak Oktober 2023 saat menghadapi Skotlandia.
"Kami semua sangat senang melihatnya berlatih dan kembali berada di lapangan bersama kami," ujar Lucas Paqueta, gelandang Brasil.
Presiden Brasil, Lula da Silva, sempat menyindir Neymar sebagai pemain yang bekerja dari rumah karena absen akibat cedera. Namun, dengan kemungkinan kembalinya Neymar, Brasil memiliki harapan baru untuk mengamankan status juara Grup C Piala Dunia.
Kondisi Raphinha mengkhawatirkan, namun Brasil masih memiliki peluang besar untuk maju ke babak selanjutnya. Dengan kembalinya Neymar, Selecao dapat meningkatkan kekuatan serangannya dan menghadapi Skotlandia dengan percaya diri.
Brasil harus memenangkan pertandingan melawan Skotlandia untuk mengamankan status juara Grup C. Dengan cedera Raphinha dan kembalinya Neymar, pertandingan ini akan menjadi sangat menarik dan penuh tantangan bagi timnas Brasil.
Kesimpulan, cedera Raphinha menjadi ancaman bagi Brasil, namun dengan kembalinya Neymar, Selecao memiliki harapan baru untuk mengamankan status juara Grup C Piala Dunia 2026. Pertandingan melawan Skotlandia akan menjadi penentu bagi Brasil untuk maju ke babak selanjutnya.









