Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 15 Juli 2026 | Timnas Inggris akan menghadapi tantangan berat saat melawan Argentina di semifinal Piala Dunia 2026. Selain harus berhadapan dengan Lionel Messi dan kawan-kawan, The Three Lions juga harus menghadapi beban perjalanan udara paling jauh sepanjang turnamen. Skuad timnas Inggris telah menempuh lebih dari 14.365 mil atau sekitar 23.100 kilometer sejak fase grup hingga semifinal.
Perjalanan panjang itu dimulai saat Inggris membuka turnamen dengan kemenangan 4-2 atas Kroasia di Dallas. Setelah itu mereka terus berpindah kota untuk menjalani pertandingan demi pertandingan. Di babak 16 besar, Inggris bermain di Atlanta menghadapi Republik Demokratik Kongo. Mereka kemudian terbang ke Mexico City untuk menantang tuan rumah Meksiko dan meraih kemenangan dramatis 3-2 di Stadion Azteca.
Perjalanan belum berhenti. Pada babak perempat final, Harry Kane dan kolega kembali harus terbang ke Miami untuk menghadapi Norwegia. Laga tersebut berakhir dengan kemenangan 2-1 yang memastikan langkah Inggris ke semifinal. Kini, mereka kembali harus melakukan perjalanan menuju Atlanta untuk menghadapi Argentina dalam perebutan tiket menuju final.
Atmosfer panas sebenarnya sudah mulai terasa beberapa hari sebelum pertandingan. Sejumlah video yang beredar di media sosial memperlihatkan bentrokan antara pendukung Inggris dan Argentina usai kemenangan The Three Lions atas Norwegia pada babak sebelumnya. Insiden tersebut membuat aparat keamanan Amerika Serikat meningkatkan pengamanan di sekitar stadion maupun kawasan yang menjadi pusat berkumpulnya para suporter.
Kepolisian Atlanta menyiapkan sekitar 1.800 personel gabungan yang terdiri dari polisi, petugas sipil, hingga aparat federal dan negara bagian. Semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina dipastikan berlangsung dalam atmosfer yang sangat panas. Bukan hanya karena rivalitas panjang kedua negara, tetapi juga dominasi suporter Argentina yang diprediksi akan memenuhi Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Amerika Serikat.
Laga yang digelar pada Rabu (15/7/2026) waktu setempat itu diperkirakan menghadirkan lebih dari 50 ribu pendukung Argentina. Jumlah tersebut membuat Inggris berpotensi bermain layaknya tim tamu, meski pertandingan berlangsung di venue netral. Sementara itu, suporter Inggris diperkirakan hanya berjumlah sekitar 30 ribu orang.
Legenda Manchester United dan Timnas Inggris, Paul Scholes, menilai Argentina memiliki keuntungan besar jelang duel semifinal Piala Dunia 2026 melawan Inggris. Menurutnya, pengalaman La Albiceleste menjuarai Piala Dunia menjadi pembeda dalam laga sebesar ini. Scholes menilai perjalanan Inggris dan Argentina di Piala Dunia 2026 sejauh ini cukup mirip. Kedua tim memang belum tampil benar-benar dominan, tetapi mampu melewati setiap rintangan di fase gugur.
Namun, menurut Scholes, Argentina memiliki modal yang tidak dimiliki Inggris, yakni pengalaman memenangkan pertandingan-pertandingan besar di turnamen internasional. Media Argentina menyebut gelandang Inggris, Declan Rice, sebagai ancaman utama yang harus dimatikan Lionel Messi dkk. di semifinal Piala Dunia 2026. Rice bakal menjadi aktor penting The Three Lions dalam melakukan skema bangun serangan alias build-up.
Jika Rice dibuat kesulitan mengembangkan permainan, tim asuhan Thomas Tuchel bakal sangat kerepotan. Inggris akan berebut tiket final Piala Dunia 2026 dengan Argentina. Eks pemain top Gary Neville optimistis Inggris menang karena Argentina sudah menurun. Kondisi kebugaran Declan Rice menjelang semifinal Piala Dunia 2026 melawan Argentina masih diragukan.
Pelatih Tuchel akan memantau perkembangan terakhirnya. Kepolisian Atlanta (APD) meningkatkan pengamanan jelang duel semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina yang dinilai berisiko tinggi. Semua pihak harus siap menghadapi duel sengit ini dengan atmosfer panas yang diprediksi akan memenuhi stadion.
Kesimpulan, pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina akan berlangsung dengan sangat sengit dan penuh tantangan. Kedua tim harus mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi laga ini dan memperebutkan tiket menuju final.











