Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 17 Mei 2026 | BEIJING, CHINA – Jensen Huang, CEO Nvidia, mencoba beberapa makanan khas Beijing, termasuk zhajiangmian dan douzhi’er. Huang terlihat menikmati zhajiangmian, tetapi wajahnya berubah ketika mencoba douzhi’er, minuman fermentasi kedelai yang sedikit asam dan berwarna hijau keabu-abuan.
Menurut sumber, Huang berkata ‘Ini enak!’ saat menyantap zhajiangmian. Namun, ketika mencoba douzhi’er, dia membuat wajah yang tidak menyenangkan. Video reaksi Huang saat mencoba douzhi’er menjadi viral di media sosial.
Huang kemudian segera membeli minuman manis dari Mixue Bingcheng untuk menghilangkan rasa tidak enak setelah mencoba douzhi’er. Huang sedang berkeliling di area Nanluoguxiang, Beijing, yang terkenal dengan rumah-rumah tradisional yang disebut hutong.
Area ini adalah campuran toko-toko, restoran, dan rumah-rumah penduduk. Banyak rumah di sekitar area tersebut telah dihancurkan selama bertahun-tahun, tetapi Beijing telah menyelamatkan sebagian kecil dari rumah-rumah tersebut.
Terpisah dari itu, Nvidia CEO Jensen Huang juga menyatakan bahwa AI mengubah cara kita bekerja, bukan menghilangkan pekerjaan. Huang menjelaskan bahwa AI membantu mengautomasi beberapa tugas, tetapi juga membuka peluang baru bagi orang-orang dengan keterampilan yang segar.
Contohnya, di bidang radiologi, AI membantu mengautomasi beberapa tugas, tetapi juga meningkatkan kebutuhan akan pekerja radiologi yang terampil karena rumah sakit dapat menangani lebih banyak pemeriksaan dan menawarkan perawatan yang lebih baik.
‘Kita membutuhkan lebih banyak radiologi daripada sebelumnya, dan kita tidak memiliki cukup,’ kata Huang.
Kesimpulan, Jensen Huang, CEO Nvidia, mencoba beberapa makanan khas Beijing dan menyatakan bahwa AI mengubah cara kita bekerja, bukan menghilangkan pekerjaan. Huang juga menjelaskan bahwa AI membantu mengautomasi beberapa tugas, tetapi juga membuka peluang baru bagi orang-orang dengan keterampilan yang segar.











