Bencana Alam

Gempa M5,3 Guncang Pangandaran hingga Bandung, Ini Info Terkini

×

Gempa M5,3 Guncang Pangandaran hingga Bandung, Ini Info Terkini

Share this article

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 06 Agustus 2026 | Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo (M) 5,3 mengguncang wilayah Barat Daya Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, pada Rabu, 5 Agustus 2026, pukul 21.55 WIB. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episentrum gempa berada di laut pada koordinat 8,12 Lintang Selatan dan 107,91 Bujur Timur atau sekitar 79 kilometer barat daya Kabupaten Pangandaran. Gempa terjadi pada kedalaman 18 kilometer.

BMKG mencatat gempa terjadi pada pukul 21.55.41 WIB. Berdasarkan parameter awal, BMKG melaporkan gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai dampak kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut.

📖 Baca juga:
Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Cuaca

Masyarakat diimbau tetap tenang dan mengikuti perkembangan informasi resmi dari BMKG. Informasi mengenai parameter gempa masih dapat berubah seiring proses analisis lebih lanjut oleh seismolog BMKG. Apabila terjadi gempa susulan, masyarakat diimbau menghindari bangunan yang mengalami kerusakan, memeriksa kondisi rumah sebelum kembali masuk, serta tetap waspada terhadap kemungkinan gempa lanjutan.

Gempa ini juga dirasakan di beberapa wilayah lain di Jawa Barat, seperti Kabupaten Bandung, Sukabumi, Sumedang, dan Bandung Barat. Getaran gempa dilaporkan terasa hingga Kabupaten Bandung, dengan intensitas III MMI. Sementara itu, guncangan dengan intensitas II-III MMI dirasakan di Soreang, Kabupaten Sukabumi, Kota Sukabumi, Ciwidey, dan Pangalengan.

📖 Baca juga:
Gempa Bumi Mengguncang Indonesia: Berita Terkini

Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Pangandaran langsung melakukan pemantauan di kawasan pesisir setelah gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,3 mengguncang wilayah barat daya Pangandaran. Ketua Tagana Kabupaten Pangandaran Nana Suryana mengatakan, seluruh personel telah diinstruksikan untuk memantau kondisi di wilayah masing-masing guna memastikan ada atau tidaknya dampak akibat gempa.

Sementara itu, gempa bumi juga terjadi di wilayah Maluku Barat Daya, Maluku, pada Rabu, 5 Agustus 2026, pukul 02:30 WIT. Gempa bumi tersebut berkekuatan magnitudo 3,7 berpusat di laut wilayah Maluku Barat Daya. Menurut BMKG, gempa bumi dengan magnitudo 3,7 termasuk dalam kategori gempa bumi skala kecil.

📖 Baca juga:
BMKG Tangani Hoaks, Prediksi Kemarau Panjang, dan Ancaman Cuaca Ekstrem di Seluruh Indonesia

Getaran umumnya dirasakan pada skala I-II MMI secara lokal dan terbatas di sekitar pusat gempa. BMKG merupakan Lembaga Pemerintah Non-kementerian (LPNK) Indonesia yang mempunyai tugas melaksanakan tugas pemerintahan di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika.

Kesimpulan, gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo (M) 5,3 mengguncang wilayah Barat Daya Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, pada Rabu, 5 Agustus 2026, pukul 21.55 WIB. Gempa ini juga dirasakan di beberapa wilayah lain di Jawa Barat dan tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Masyarakat diimbau tetap tenang dan mengikuti perkembangan informasi resmi dari BMKG.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *