Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 26 April 2026 | Setelah kemeriahan WrestleMania 2026, WWE kembali menjadi sorotan utama dunia gulat dengan mengumumkan serangkaian pemecatan massal. Lebih dari dua puluh pegulat senior dan menengah—dikenal secara resmi sebagai “WWE roster cuts”—dilepas dari kontrak mereka dalam waktu singkat, menandai salah satu gelombang restrukturisasi terbesar dalam sejarah perusahaan.
Pengumuman tersebut dirilis menjelang episode SmackDown tanggal 24 April 2026, tepat setelah pertandingan-pertandingan klimaks di akhir pekan WrestleMania. Di antara nama-nama yang masuk dalam daftar pemecatan terdapat Kairi Sane, Aleister Black, serta seluruh anggota faksi The Wyatt Sicks—Erick Rowan, Joe Gacy, Dexter Lumis, Nikki Cross, dan Bo Dallas (Uncle Howdy). Tak hanya itu, pasangan duo legendaris Motor City Machine Guns, Zelina Vega, Alba Fyre, Zoey Stark, Apollo Crews, dan bahkan Santos Escobar yang baru saja kembali bergabung juga termasuk dalam daftar.
Berikut ini adalah ringkasan lengkap talenta yang diumumkan resmi terputus kontraknya:
- Kairi Sane
- Aleister Black
- Erick Rowan
- Joe Gacy
- Dexter Lumis
- Nikki Cross
- Bo Dallas (Uncle Howdy)
- Zelina Vega
- Motor City Machine Guns (Alex Shelley & Chris Sabin)
- Alba Fyre
- Zoey Stark
- Apollo Crews
- Santos Escobar
Selain talenta utama, WWE juga menyingkirkan sejumlah pegulat NXT. Mereka termasuk Malik Blade, Andre Chase, Dante Chen, Luca Crusifino, Tyson Dupont, Tyriek Igwe, dan Tayra Mae Steel. Bagi pegulat Raw dan SmackDown, kontrak biasanya tetap mengikat selama 90 hari meski tidak dapat bekerja di promosi lain, sedangkan talenta NXT hanya memiliki masa tenggang 30 hari.
Reaksi dari basis penggemar pun tak terelakkan. Banyak fans mengaku “heartbroken” dan meluapkan kekecewaan melalui media sosial, menyoroti betapa signifikan peran para pegulat yang dipecat dalam cerita-cerita utama selama setahun terakhir. Beberapa menilai langkah ini sebagai upaya WWE menghemat biaya, sementara yang lain menafsirkan sebagai strategi untuk membuka ruang bagi bakat-bakat baru yang lebih segar.
Pada malam yang sama, SmackDown menayangkan episode yang menilai tiga hal yang disukai dan tiga hal yang tidak disukai penonton. Meskipun tidak secara eksplisit membahas pemecatan, episode tersebut menyoroti kualitas produksi, penampilan bintang-bintang baru, dan dinamika cerita yang masih kuat, sekaligus mengkritik kurangnya kejutan dalam beberapa segmen serta penurunan kualitas beberapa pertarungan. Kombinasi antara pemecatan besar-besaran dan ulasan SmackDown menambah nuansa ketidakpastian dalam ekosistem WWE.
Dampak jangka pendek “WWE roster cuts” jelas terasa pada susunan jadwal acara. Raw dan SmackDown harus menyesuaikan lineup, memberi kesempatan lebih besar bagi pegulat yang masih berada di kontrak untuk menampilkan peran utama. Di sisi lain, NXT akan berpotensi memperkenalkan talenta baru yang masih dalam proses pengembangan, sekaligus mempercepat proses promosi ke panggung utama.
Secara keseluruhan, pemecatan massal ini menandai titik balik penting dalam sejarah WWE pasca-WrestleMania. Sementara perusahaan berupaya menyeimbangkan aspek finansial dan kreatif, para penggemar tetap menantikan bagaimana cerita-cerita baru akan terbentuk tanpa kehadiran para bintang yang telah lama menjadi ikon. Bagaimana WWE akan mengisi kekosongan ini, dan apakah strategi restrukturisasi ini akan menghasilkan generasi talenta yang lebih kompetitif, menjadi pertanyaan yang masih terbuka.











