Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 02 Juni 2026 | William Saliba, bek tengah Arsenal dan tim nasional Prancis, dilaporkan mengalami cedera yang dapat mempengaruhi keikutsertaannya di Piala Dunia 2026. Cedera ini terjadi setelah Saliba bermain penuh 120 menit dalam final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain.
Menurut laporan, Saliba sudah membawa masalah cedera sebelum pertandingan final Liga Champions, dan cedera tersebut memburuk selama laga berlangsung. Kondisi Saliba sekarang menjadi perhatian serius Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) karena Piala Dunia 2026 akan dimulai dalam waktu dekat.
Didier Deschamps, pelatih tim nasional Prancis, mungkin harus merombak strategi pertahanannya jika Saliba tidak bisa memulihkan diri tepat waktu. Saliba telah menjadi bagian penting dari tim nasional Prancis dan berpotensi menjadi salah satu pemain kunci di Piala Dunia 2026.
Prancis akan memulai kampanye Piala Dunia mereka melawan Senegal pada tanggal 16 Juni. Jika Saliba tidak bisa bermain, maka pelatih Deschamps harus mencari alternatif untuk mengisi posisi bek tengah. Beberapa nama yang dapat dipertimbangkan adalah Ibrahima Konate dari Liverpool dan Maxence Lacroix dari Crystal Palace.
Cedera Saliba ini tentu saja menjadi kabar buruk bagi tim nasional Prancis, terutama karena mereka memiliki ambisi untuk memenangkan Piala Dunia 2026. Namun, tim nasional Prancis masih memiliki waktu untuk menyesuaikan diri dan mencari solusi untuk mengatasi kehilangan Saliba.
Kehilangan Saliba bukan hanya kehilangan seorang pemain, tetapi juga kehilangan seorang pemimpin di lapangan. Saliba telah menunjukkan kemampuan dan pengalaman yang cukup untuk menjadi salah satu pemain terbaik di tim nasional Prancis. Oleh karena itu, tim nasional Prancis harus bekerja keras untuk mencari solusi yang tepat untuk mengatasi kehilangan Saliba.
Untuk saat ini, tim nasional Prancis harus fokus pada persiapan untuk Piala Dunia 2026 dan mencari cara untuk mengatasi kehilangan Saliba. Mereka harus bekerja sama untuk mencapai tujuan mereka dan memenangkan Piala Dunia 2026.











