OLAHRAGA

Tottenham Hotspur Selidiki Penyebab Badai Cedera pada Musim 2025/2026, Liga Inggris Mengalami Perubahan Besar

×

Tottenham Hotspur Selidiki Penyebab Badai Cedera pada Musim 2025/2026, Liga Inggris Mengalami Perubahan Besar

Share this article
Tottenham Hotspur Selidiki Penyebab Badai Cedera pada Musim 2025/2026, Liga Inggris Mengalami Perubahan Besar
Tottenham Hotspur Selidiki Penyebab Badai Cedera pada Musim 2025/2026, Liga Inggris Mengalami Perubahan Besar

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 27 Mei 2026 | Tottenham Hotspur memulai investigasi internal terkait tingginya angka cedera pemain sepanjang musim kompetisi Liga Inggris 2025/2026. Sebanyak 37 kasus cedera menyebabkan pemain absen lebih dari 2.000 hari dan melewatkan 300 pertandingan di semua kompetisi.

Evaluasi yang dipimpin Dan Lewindon mencakup peninjauan departemen medis serta kondisi lapangan di markas klub asal London tersebut. Tottenham nyaris terdegradasi dari Liga Inggris sebelum akhirnya memastikan bertahan usai menang 1-0 atas Everton FC pada laga terakhir musim ini.

📖 Baca juga:
RCTI Live: Saksikan Timnas Indonesia U-17 Lawan China U-17 dan Penampilan Spesial Indonesian Idol dalam Satu Jadwal

Meski berhasil selamat, finis di posisi ke-17 selama dua musim beruntun menjadi penurunan drastis bagi klub asal London Utara tersebut. Salah satu faktor yang dianggap memengaruhi performa tim adalah banyaknya pemain yang mengalami cedera.

Laporan BBC Sport menyebut direktur performa klub, Dan Lewindon, memimpin evaluasi internal untuk mencari penyebab utama situasi tersebut. Sepanjang musim 2025/2026, para pemain Tottenham tercatat kehilangan lebih dari 2.000 hari akibat cedera. Angka itu berasal dari total 37 kasus cedera berbeda dan menyebabkan lebih dari 300 pertandingan terlewat di semua kompetisi.

Beberapa pemain yang mengalami cedera jangka panjang antara lain James Maddison, Wilson Odobert, dan Xavi Simons yang mengalami cedera ACL. Sementara itu, Dejan Kulusevski sudah menepi lebih dari satu tahun akibat cedera lutut.

Tottenham disebut akan mengevaluasi sejumlah aspek, mulai dari departemen medis klub hingga kondisi lapangan stadion dengan sistem rumput tarik otomatis yang digunakan di kandang mereka.

📖 Baca juga:
Al Ahli Jeddah Menang, Mo Salah Cari Klub Baru

Sementara itu, di liga lain, perubahan besar terjadi di mana Arsenal berhasil menjadi juara Liga Inggris musim 2025/2026, dan Mikel Arteta meraih penghargaan Manager of the Season.

Di sisi lain, perayaan perpisahan Pep Guardiola dengan Manchester City menjadi momen yang emosional, di mana ribuan suporter memadati jalanan untuk memberikan salam perpisahan kepada Guardiola.

Dalam persiapan Piala Dunia 2026, beberapa tim nasional telah mengumumkan skuad mereka, termasuk Timnas Inggris yang dipimpin oleh Harry Kane, serta Timnas Spanyol yang dipimpin oleh Luis de la Fuente.

Perubahan besar juga terjadi di AC Milan, di mana Massimiliano Allegri dipecat sebagai pelatih setelah kegagalan klub meraih tiket Liga Champions musim depan.

📖 Baca juga:
Coventry City vs Portsmouth: Drama di Selatan Inggris yang Siap Guncang Klasemen

Dalam beberapa hari terakhir, beberapa klub juga telah melakukan perubahan besar, termasuk Como 1907 yang lolos ke Liga Champions musim depan setelah menyelesaikan musim dengan posisi yang memuaskan.

Di akhir musim, beberapa pemain juga telah mengumumkan kepergian mereka dari klub, termasuk Antonio Conte yang meninggalkan Napoli setelah dua musim.

Kesimpulan, musim 2025/2026 telah menjadi musim yang penuh perubahan dan kejutan di dunia sepak bola, dengan beberapa tim mengalami kesuksesan dan kegagalan. Tottenham Hotspur berusaha untuk memahami penyebab badai cedera yang melanda mereka, sementara beberapa tim lainnya telah meraih kesuksesan dan melakukan perubahan besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *