OLAHRAGA

Respons Berkelas Shayne Pattynama: Bek Timnas Indonesia Kalah Saing, Namun Tetap Tangguh di Persija Jakarta

×

Respons Berkelas Shayne Pattynama: Bek Timnas Indonesia Kalah Saing, Namun Tetap Tangguh di Persija Jakarta

Share this article
Respons Berkelas Shayne Pattynama: Bek Timnas Indonesia Kalah Saing, Namun Tetap Tangguh di Persija Jakarta
Respons Berkelas Shayne Pattynama: Bek Timnas Indonesia Kalah Saing, Namun Tetap Tangguh di Persija Jakarta

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 02 Mei 2026 | Jakarta, 2 Mei 2026 – Shayne Pattynama, bek asal Timnas Indonesia yang baru bergabung dengan Persija Jakarta pada bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026, menampilkan respons berkelas setelah mengalami persaingan ketat dengan Dony Tri Pamungkas di posisi bek sayap kiri.

Pattynama, yang memiliki pengalaman bermain di liga Eropa sejak usia muda, hanya mencatat dua penampilan sebagai pemain pengganti dengan total 18 menit di lapangan. Meskipun demikian, ia tidak mengeluh dan menjadikan situasi tersebut sebagai pelajaran penting dalam kariernya.

📖 Baca juga:
Persija 4-0: Kemenangan Telak Buka Peluang Finis Terhormat di BRI Super League

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, secara konsisten menaruh kepercayaan pada Dony Tri Pamungkas, bek sayap kiri berusia 21 tahun, sebagai pilihan utama. Keputusan ini tidak semata‑mata karena kebijakan slot U‑23, melainkan berlandaskan penampilan impresif sang wonderkid yang telah mencatat satu gol dan satu assist dalam 23 penampilan bersama Macan Kemayoran.

Berikut beberapa fakta penting terkait persaingan antara Shayne Pattynama dan Dony Tri Pamungkas:

  • Pattynama mencatat dua penampilan, total 18 menit, tanpa mencetak gol atau assist.
  • Dony Tri Pamungkas telah berpartisipasi dalam 23 laga, mencetak satu gol dan satu assist.
  • Pattynama mengalami cedera pada awal musim dingin sebelum bergabung, namun kini telah pulih secara penuh.
  • Usia Pattynama 27 tahun, sementara Dony berusia 21 tahun.

Dalam konferensi pers yang diadakan beberapa hari lalu, Pattynama mengakui bahwa kedatangannya ke Persija Jakarta tidak dalam kondisi optimal akibat cedera yang dialaminya. Ia menegaskan bahwa kondisi kebugarannya kini sudah prima dan siap bersaing untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak.

“Kondisi kebugaran saya juga semakin membaik. Saya datang pada musim dingin dalam kondisi cedera, dan tentu saja saya belum mendapatkan menit bermain yang saya inginkan,” ujar Pattynama.

📖 Baca juga:
Jadwal Liga 1 Hari Ini: Persis Solo vs Bhayangkara, PSIM Yogyakarta vs Persija, dan Laga Penentu di BRI Super League

Meski berada di posisi cadangan, Pattynama tidak menunjukkan rasa kecil hati. Ia menyatakan bahwa persaingan dalam dunia sepak bola adalah hal yang wajar, dan setiap momen baik maupun kurang baik harus dijadikan proses belajar.

“Tapi ini juga bagian dari sepak bola. Terkadang ada momen bagus dalam karier, terkadang ada momen untuk belajar,” katanya.

Pattynama menegaskan komitmennya untuk bekerja lebih ekstra demi merebut tempat utama di skuad Persija Jakarta. Ia menambahkan bahwa ia akan terus meningkatkan kualitas permainan dari minggu ke minggu.

“Sekarang saya menjadikannya sebagai proses pembelajaran dan saya merasa semakin baik dari waktu ke waktu, dari minggu ke minggu. Saya hanya perlu terus bekerja keras, dan saya percaya jika bekerja keras, kesempatan itu akan datang,” tegasnya.

📖 Baca juga:
May Day 2026: Prabowo Serukan Reformasi Sementara Rafael Struick Hadapi Krisis di Timnas

Reaksi para pendukung Persija Jakarta beragam. Sebagian mengapresiasi sikap profesional Pattynama yang tetap rendah hati dan berfokus pada perbaikan diri, sementara yang lain berharap sang bek berpengalaman dapat segera bersaing secara setara dengan Dony Tri Pamungkas.

Dengan persaingan yang semakin ketat, persiapan tim dan manajemen Persija Jakarta menjadi kunci utama. Mauricio Souza diperkirakan akan terus memantau kebugaran Pattynama dan memberikan kesempatan yang adil bila performa dan kondisi fisik mendukung.

Ke depan, harapan besar tetap mengiringi Pattynama untuk menjadi andalan di lini pertahanan, terutama mengingat pengalaman internasional yang dimilikinya. Jika ia berhasil menembus persaingan internal, tim Persija Jakarta berpotensi memperkuat pertahanan mereka dalam menghadapi sisa agenda Liga Super 2025/2026.

Secara keseluruhan, respons berkelas Shayne Pattynama menunjukkan profesionalisme dan tekad kuat untuk bangkit kembali. Persaingan dengan Dony Tri Pamungkas menjadi batu loncatan penting bagi Pattynama dalam menyesuaikan diri dengan dinamika tim dan memperkuat posisi di skuad Macan Kemayoran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *