Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 14 Juni 2026 | Pertandingan Brasil vs Maroko di Piala Dunia 2026 menjadi salah satu pertandingan yang paling ditunggu-tunggu di putaran ketiga grup C. Brasil, yang merupakan juara lima kali Piala Dunia, membutuhkan hasil yang kuat untuk memastikan posisi mereka di peringkat dua dan membangun momentum menuju babak knockout. Sementara itu, Maroko, yang merupakan juara Afrika dan semifinalis Piala Dunia 2022, tahu bahwa satu poin atau lebih melawan salah satu tim terkuat di dunia akan menjadi pernyataan yang kuat.
Brasil tiba di MetLife Stadium di bawah arahan pelatih Carlo Ancelotti, yang membawa pengalaman Liga Champions ke tim nasional yang belum memenangkan Piala Dunia sejak 2002. Ancelotti telah memimpin skuat menuju bentuk 4-2-3-1 atau 4-3-3 yang lebih terstruktur, dengan Vinicius Junior dan Raphinha menyediakan lebar dan ancaman langsung di sepertiga akhir. Dengan Neymar kembali ke skuat dan Bruno Guimaraes mengancam kemajuan di tengah lapangan, Brasil membawa kualitas yang cukup di setiap lini untuk dianggap sebagai salah satu kontender nyata turnamen ini, meskipun hasil kualifikasi yang tidak konsisten di luar negeri.
Maroko, di sisi lain, telah mengalami perubahan signifikan sejak lari historis mereka di Piala Dunia 2022. Pelatih Walid Regragui, yang merupakan arsitek dari finis keempat itu, meninggalkan jabatan pada Maret 2026 dan digantikan oleh Mohamed Ouahbi, yang seluruh latar belakang kepelatihannya di sepak bola muda. Ouahbi mewarisi skuat yang berbakat tetapi tidak stabil, yang masih memproses hasil final Piala Afrika yang kontroversial, dan harus mengintegrasikan skuat tersebut dengan cepat di lingkungan Piala Dunia.
Prediksi Brasil vs Maroko bergantung sebagian pada seberapa cepat skuat Ouahbi dapat menemukan keserasian. Di atas lapangan, Maroko tetap berbahaya melalui lari overlapping Achraf Hakimi, kreativitas Brahim Diaz, dan penyaringan tengah lapangan Sofyan Amrabat. Struktur pertahanan Brasil di bawah Ancelotti harus disiplin untuk mengandung ancaman-ancaman tersebut, tetapi luasnya pilihan serangan yang tersedia bagi Brasil – dari pengiriman set piece Raphinha yang terasah di Barcelona hingga lari langsung Vinicius Junior – menunjukkan bahwa juara lima kali itu memegang keunggulan dalam pertemuan ini.
Hasil lima pertandingan terakhir Brasil menggambarkan gambaran yang beragam menjelang turnamen: kemenangan 3-1 atas Kroasia menunjukkan kemampuan Brasil untuk performa kuat melawan lawan berkualitas, tetapi kekalahan dari Prancis dan Jepang menekankan bahwa sistem Ancelotti masih memiliki kerentanan ketika ditekan oleh lawan dengan energi tinggi.
Kesimpulan dari pertandingan Brasil vs Maroko di Piala Dunia 2026 adalah bahwa ini akan menjadi pertandingan yang sangat menarik dan ketat, dengan kedua tim memiliki peluang yang sama untuk memenangkan pertandingan. Namun, dengan kekuatan serangan Brasil dan ketidakpastian di sekitar Maroko, peluang Brasil untuk memenangkan pertandingan ini terlihat lebih cerah.











