Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 16 Juni 2026 | Timnas Belanda, dengan Micky van de Ven di antara pemainnya, baru saja menghadapi Jepang dalam pertandingan Piala Dunia 2026. Pertandingan ini berakhir dengan skor 2-2, menunjukkan ketatnya persaingan antara kedua tim.
Sebelum pertandingan, Belanda sudah mengetahui tentang soliditas pertahanan Jepang. Jepang menggunakan formasi 3-4-3 dengan wing-back yang turun saat tidak memiliki bola, sehingga menciptakan barisan belakang yang sangat sulit ditembus. Belanda harus berusaha keras untuk mengalahkan pertahanan Jepang ini.
Pada paruh pertama, serangan Belanda banyak diarahkan ke sisi kiri lapangan, dengan Cody Gakpo sebagai pemain sayap yang mendapatkan bola. Namun, strategi Jepang berhasil, karena mereka bisa memindahkan pemain tambahan ke sisi kiri untuk menghadapi Gakpo, sehingga mengurangi ruang geraknya.
Micky van de Ven, yang bermain sebagai bek kiri, memiliki kecepatan dan ketangkasan yang sangat baik. Namun, pada paruh pertama, Van de Ven cenderung memainkan peran yang lebih defensif, sehingga tidak banyak memberikan kontribusi pada serangan timnya.
Baru pada menit ke-27, Van de Ven melakukan gerakan yang sangat baik, melakukan one-two dengan Gakpo dan berhasil mengalahkan pertahanan Jepang. Ini menjadi contoh bagaimana Belanda bisa mengalahkan Jepang.
Pada paruh kedua, Belanda memperbaiki strateginya dan melakukan lebih banyak gerakan tanpa bola, sehingga menjadi kurang terprediksi. Ryan Gravenberch melakukan gerakan underlapping yang sangat baik, mengalahkan pertahanan Jepang dan mengumpan bola ke dalam kotak penalti.
Belanda akhirnya bisa mencetak dua gol, tetapi Jepang juga berhasil menyamakan skor menjadi 2-2. Pertandingan ini menunjukkan bahwa Belanda masih perlu memperbaiki strateginya untuk menghadapi lawan-lawan yang tangguh.
Micky van de Ven juga memberikan komentarnya tentang rekan timnya, Crysencio Summerville, yang merupakan target transfer Tottenham Hotspur. Van de Ven mengatakan bahwa Summerville adalah pemain yang sangat baik dan telah menunjukkan kualitasnya di West Ham United.
Tottenham Hotspur sendiri sedang melakukan pembangunan kembali skuadnya di bawah manajer baru, Roberto De Zerbi. Mereka telah melakukan beberapa penandatanganan pemain baru, termasuk Andy Robertson dari Liverpool dan Marcos Senesi dari Bournemouth.
Dengan pembangunan skuad yang sedang berlangsung, Tottenham Hotspur berharap bisa kembali menjadi tim yang kompetitif di Premier League. Micky van de Ven dan rekan-rekannya di Belanda juga berharap bisa melanjutkan kesuksesan mereka di Piala Dunia 2026.











