OLAHRAGA

Kontroversi Wasit Yoko Supriyanto: 5 Keputusan Krusial yang Membuat Persib Bandung Tertipu di Laga Dewa United

×

Kontroversi Wasit Yoko Supriyanto: 5 Keputusan Krusial yang Membuat Persib Bandung Tertipu di Laga Dewa United

Share this article
Kontroversi Wasit Yoko Supriyanto: 5 Keputusan Krusial yang Membuat Persib Bandung Tertipu di Laga Dewa United
Kontroversi Wasit Yoko Supriyanto: 5 Keputusan Krusial yang Membuat Persib Bandung Tertipu di Laga Dewa United

Bedah Berita – Berita Terkini dan Terpercaya Indonesia – 22 April 2026 | Pekan ke-28 Liga Super 2025/2026 menyajikan drama tak terduga di Banten International Stadium, Serang. Persib Bandung dan Dewa United berakhir imbang 2-2, namun sorotan utama bergeser ke kinerja wasit Yoko Supriyanto. Dua gol Dewa United, masing-masing pada menit ke‑24 dan ke‑61, menjadi bahan perdebatan sengit karena dianggap dipengaruhi oleh keputusan pengadil yang kontroversial.

Gol pertama Dewa United dicetak oleh Alex Martins Ferreira pada menit ke‑24. Sebagian besar pemain dan suporter Persib bersikeras bahwa bola sudah melewati garis sebelum masuk gawang, namun Yoko Supriyanto tidak meniup peluit. Ia kemudian memeriksa Video Assistant Referee (VAR) namun tetap mengesahkan gol. “Gol pertama itu kita semua tahu bola sudah out. Pertanyaannya, apa fungsi VAR?” ujar manajer Persib, Umuh Muchtar, setelah pertandingan, menambahkan bahwa bukti visual sudah ada dan akan dipublikasikan.

📖 Baca juga:
Khvicha Kvaratskhelia Bikin Geger Musim Panas: Napoli Siap Lepas Bintang Asing ke Liga Premier?

Gol kedua muncul pada menit ke‑61 lewat Ricky Kambuaya. Menurut pundit Kukuh Wiguna, ada indikasi handball sebelum bola masuk, namun keputusan tetap dipertahankan. “Jika dianggap sah, regulasinya perlu diperjelas. Apakah tidak handball karena memantul dulu ke kaki?” ia menanyakan, menekankan pentingnya konsistensi aturan.

Di sisi Persib, bek kiri Eliano Reijnders mengakui timnya memulai laga dengan buruk, tetapi menekankan semangat bangkit hingga akhir. “Seribu persen sepakat dengan apa yang dikatakan pelatih. Kami terus berjuang dan berusaha untuk bangkit mengejar ketertinggalan,” kata Reijnders. Pelatih Bojan Hodak menambahkan bahwa start buruk tim tak lepas dari kepemimpinan pengadil, menandai perlunya evaluasi teknis dan non‑teknis.

Keluhan tidak hanya datang dari pemain dan staf Persib. Umuh Muchtar menegaskan bahwa kegagalan VAR menjadi faktor utama kerugian. “Saya akan viralkan bukti bahwa bola sudah keluar. Kegagalan VAR mengurangi kepercayaan pada kompetisi,” tegasnya. Ia menutup dengan himbauan agar Persib tetap fokus menghadapi Arema FC di pertandingan berikutnya.

📖 Baca juga:
Gavi Bersinar, Barcelona Usai Pergantian Formasi Hadapi Atletico Madrid di Liga Champions

Kukuh Wiguna menambahkan bahwa perilaku non‑teknis seperti keputusan wasit yang bias dapat menghambat perkembangan sepak bola Indonesia dan bahkan mimpi Timnas ke Piala Dunia. “Kita harus menjaga kualitas liga agar tidak menurunkan standar sportivitas,” pungkasnya.

Menariknya, performa Yoko Supriyanto dua bulan lalu di pertandingan lain tidak menuai kontroversi serupa. Pada laga Persib melawan tim lain, ia berhasil mengendalikan permainan tanpa insiden signifikan, bahkan mendapat pujian atas ketegasan dalam mengatur tempo. Perubahan sikap ini menimbulkan pertanyaan tentang konsistensi penilaian dan tekanan eksternal yang mungkin memengaruhi keputusan di lapangan.

Berbagai pihak kini menuntut transparansi dari Komite Penyelenggara Liga. Beberapa klub mengusulkan revisi prosedur VAR, termasuk penayangan replay secara langsung di layar stadion dan peninjauan ulang keputusan gol yang dipertanyakan. Jika tidak ditanggapi, kepercayaan publik terhadap integritas kompetisi dapat menurun.

📖 Baca juga:
Cruz Azul Pecat Larcamón, Joel Huiqui Interim; Mazatlán Menang Dramatis 4-3 atas Toluca di Penutup Clausura 2026

Untuk Persib, hasil imbang tetap memberi poin penting dalam perburuan posisi papan atas, namun rasa tidak puas tetap menggelayuti ruang ganti. “Kami tetap berada di jalur, tetapi kami tidak mau mengulangi kesalahan yang sama. Fokus ke pertandingan selanjutnya,” pungkas Reijnders.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *